BPBD Padang Pariaman Tandatangani Kerjasama dengan Poltekes Kemenkes Padang

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG PARIAMAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman menandatangani kerjasama dengan Politeknik Kesehatan – Kementrian Kesehatan (Poltekes Kemenkes) Padang, tentang Tridharma Perguruan Tinggi, di Hall Ruang Rapat BPBD. Kamis, (1/7/2021).

Turut hadir Kabid PK BPBD, Wirman, Kabid RR BPBD, Yendri, dan beberapa Kasi dan Staff.

Read More

Kerjasama ini nantinya akan dikembangkan dalam lingkungan kebencanaan di wilayah Kabupaten Padang Pariaman seperti bidang pendidikan, bidang penelitian pengembangan dan bidang pengabdian masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kab. Padang Pariaman, Budi Mulya, mengatakan bahwa bencana adalah urusan bersama, maka dengan adanya kerjasama ini adalah untuk menyatukan keterlibatan seluruh unsur penthahelix bencana, seperti unsur Pemerintah, Dunia usaha, masyarakat, insan pers dan akademisi/perguruan tinggi.

“Sebelumnya BPBD telah melaksanakan kerjasama dengan beberapa Perguruan tinggi di wilayah Sumatra Barat seperti, Universitas Taman Siswa, Universitas Negeri Padang, dan Universitas Andalas. Implementasi kerjasama ini berupa pelaksanaan kegiatan pendidikan manajemen bencana, praktek kerja lapangan, penelitian, inovasi penanggulangan bencana dan sosialisasi/edukasi kebencanaan.
Selain itu, Poltekes Kemenkes Padang dan BPBD Kabupaten Padang Pariaman, juga akan melaksanakan bersama kegiatan pembentukan Nagari Tangguh bencana,” ujar Budi dalam press release.

Direktur Politeknik Kesehatan – Kementrian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Padang, Dr. Burhan Muslim, SKM. M.Si yang di dampingi lengkap seluruh wakil direktur dan kasubag serta dosen peneliti pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa Poltekkes Kemenkes sudah memiliki Tim Siaga Bencana (TSB) yang berbasis kesehatan masyarakat yang sudah dilatih tiap tahun.

“Dengan 2.400 mahasiswa dan 142 dosen, Poltekkes Kemenkes siap untuk berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Padang Pariaman baik di masa Pra Bencana, masa keadaan Darurat dan masa Pasca Bencana,” terang direktur Poltekkes Kemenkes Padang ini.

Related posts