BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbar Riau Gelar Media Gathering

  • Whatsapp
Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbarriau, Eko Yuyulianda
Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbarriau, Eko Yuyulianda

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Wilayah SUMBARRIAU menggelar Media Gathering d Kota Padang, Minggu (19/12/2021).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 19 orang perwakilan media yang ada di Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau. Serta diikuti juga oleh seluruh kepala kantor Cabang di Jajaran Kanwil Sumbarriau, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dan setiap peserta yang hadir wajib menjalani tes rapit antigen.

Read More

Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbarriau, Eko Yuyulianda mengatakan kegiatan media gathering ini di selenggarakan dalam rangka silahturahmi dan apresiasi kepada rekan – rekan media yang telah mendukung penuh rencana kerja publikasi program, kebijakan dan kegiatan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Terima kasih kepada seluruh media atas dukungan dan kerjasama selama ini. Kita ingin jalinan komunikasi antara BPJAMSOSTEK dengan media semakin erat, sehingga kita dapat saling berbagi informasi dan komunikasi lebih mudah,” ujar Eko.

Menurutnya, media sangat berperan penting saat ini dalam penyampaian informasi karena pemberitaan saat ini begitu cepat dan akurat sampai ke masyarakat.

Dalam hal pelayanan kepada peserta, dengan telah keluarnya UU Cipta Kerja sehingga ada penambahan program BPJAMSOSTEK yaitu Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Bagi perusahaan yang sudah taat atau patuh dalam mengikuti program BPJAMSOSTEK , selanjutnya akan mendapatkan program JKP.

“Program JKP ini diberikan kepada perusahaan yang sudah patuh dalam hal mendaftarkan seluruh pekerjanya, maupun mendapatkan seluruh program BPJAMSOSTEK,” katanya.

Sehingga saat ini, BPJAMSOSTEK sudah mempunyai lima program jaminan sosial ketenagajerjaan. Ada Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Dalam Hal Pembayaran klaim jaminan per 17 Desember 2021, BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbarriau telah membayarkan jaminan sebanyak 224.533 Kasus dengan total Senilai 2,987 Triliun Rupiah (2.987.202.120.690,-) .

“Pembayaran jaminan terbanyak adalah program Jaminan Hari Tua dengan total 2,648 Triliun (Rp 2.648.869.375.273) dengan Total 200.575 Kasus,” tuturnya.

Dalam hal kepesertaan dengan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2021, Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. BPJAMSOSTEK berharap Peningkatan kepesertaan untuk pegawai kementrian, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dapat lebih optimal untuk peningkatan kepesertaan untuk PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri).

Eko mengatakan, pihaknya sengaja membuat kegiatan ini dengan lebih ringan serta beberapa games, dan hiburan lainnya dengan harapan supaya bisa menjalin keakraban dan terus bersinergi bersama rekan- rekan media massa.

“Tanpa rekan-rekan media kita akan sulit menjadi jembatan menuju kesejahteraan pekerja atas implementasi perlindungan sosial, untuk itu dibutuhkan adanya sinergi bersama agar masyarakat semakin paham pentingnya kehadiran Program BPJAMSOSTEK di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (rls)

Related posts