MINANGKABAUNEWS.com, PADANG PANJANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bukittinggi melaksanakan kegiatan Supervisi, Buktikan, dan Lihat Langsung (SiBling) di Klinik Jantung Siti Aminah, Kota Padang Panjang, pada Kamis (14/8/2025).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan bersama bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Haris Prayudi, mengatakan bahwa SiBling merupakan wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes) mitra BPJS Kesehatan.
Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memastikan fasilitas kesehatan melaksanakan kewajibannya dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN.
“SiBling bertujuan untuk memantau secara langsung pemenuhan kewajiban pelayanan oleh faskes sesuai dengan regulasi yang berlaku,” kata Haris dalam keterangan tertulis.
Ia menjelaskan kegiatan ini dilakukan dengan metode Walk-Through Audit (WTA) menggunakan panduan kuesioner yang dirancang untuk melihat kesesuaian layanan di setiap area, mulai dari pendaftaran, poliklinik rawat jalan, ruang rawat inap, penunjang medis, farmasi, hingga penanganan pengaduan dan informasi.
Selain itu, kata Haris, Supervisi ini, tidak hanya bertujuan untuk menilai, melainkan juga untuk memberikan pembinaan kepada faskes agar pelayanan semakin optimal.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan SiBling tidak hanya menjadi sarana pengawasan, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan umpan balik secara langsung dari faskes. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan mutu layanan.
“Supervisi rutin ini kami laksanakan setiap bulan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL). Dari hasil supervisi ini, kami dapat mengetahui langsung kondisi pelayanan di lapangan, sehingga langkah perbaikan dapat segera dilakukan,” imbuh Haris.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara BPJS Kesehatan dan faskes merupakan kunci keberhasilan penyelenggaraan Program JKN. Dengan adanya kegiatan SiBling, kedua pihak dapat saling bertukar informasi, menyampaikan kendala, dan mencari solusi yang tepat.
Sementara itu, salah satu staf medis di Klinik Jantung Siti Aminah Wenny, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Dia menilai kehadiran BPJS Kesehatan melalui kegiatan SiBling bertujuan untuk menjaga mutu pelayanan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Kami menyambut baik kegiatan SiBling ini. Selain menjadi sarana evaluasi, kegiatan ini juga memberikan motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang optimal, khususnya kepada peserta JKN yang kami layani setiap hari,” ucapnya.
Wenny mengungkapkan bahwa komunikasi yang terjalin selama kegiatan berlangsung sangat membantu dalam menemukan solusi cepat atas kendala yang dihadapi di lapangan. Dia berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim BPJS Kesehatan yang telah datang jauh-jauh untuk melakukan Sibling ini. Kami percaya bahwa supervisi seperti ini akan memperkuat koordinasi antara faskes dan BPJS Kesehatan.”
“Setiap masukan yang kami sampaikan mendapatkan respon positif, dan kami juga memperoleh informasi terbaru terkait prosedur dan kebijakan. Dampaknya, pasien akan mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, dan sesuai prosedur,” ungkapnya.
Di akhir, Wenny menyampaikan harapannya agar kegiatan SiBling semacam ini tetap dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, keberadaan BPJS Kesehatan yang selalu menjaga pelayanan akan membawa dampak positif bagi peserta JKN.
“Kami berharap, kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkala sehingga saling pelayanan bagi peserta JKN tetap terjaga. Dengan adanya SiBling seperti ini, kami juga bisa memastikan setiap pasien mendapatkan layanan kesehatan yang terbaik,” tutupnya. (*)






