MINANGKABAUNEWS.com, JAKARTA – Kabar gembira datang untuk masyarakat Sumatera Barat! Pemerintah Pusat secara resmi memperluas program Sekolah Rakyat dengan menunjuk Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai lokasi ketiga di provinsi tersebut. Penambahan ini semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Keputusan strategis ini merupakan hasil kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan kementerian teknis. Pertemuan yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, bersama kedua Bupati dan perwakilan kementerian terkait, berbuah manis. Vasko menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti nyata perjuangan daerah untuk mempercepat pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat.
“Daerah harus aktif, komunikatif, dan siap bergerak. Semakin cepat kita menyiapkan dukungan dan lahan, semakin cepat pula manfaat program ini dirasakan oleh masyarakat,” tegas Vasko, menekankan pentingnya sinergi dalam mewujudkan program prioritas nasional.
Di sisi lain, Bupati Lima Puluh Kota, Safni, menyambut penetapan ini dengan antusias. Ia meyakini bahwa kehadiran Sekolah Rakyat akan menjadi jawaban atas tantangan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera di daerahnya.
“Program ini sangat berarti. Kami siap mendukung penuh agar pembangunan bisa segera dimulai,” ujar Safni, berkomitmen untuk merealisasikan harapan baru bagi generasi muda.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif khusus pemerintah pusat yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Sekolah ini dirancang dengan konsep asrama penuh dari jenjang SD hingga SMA, di mana seluruh biaya pendidikan dan hidup ditanggung oleh negara. Dengan anggaran pembangunan sekitar Rp200 miliar per unit, fasilitas lengkap mulai dari sarana belajar hingga asrama akan disediakan untuk menunjang masa depan para penerus bangsa.






