BSI Gandeng Pemuda Muhammadiyah Sumbar Tingkatkan Literasi Ekonomi Syariah

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — PT Bank Syariah Indonesia Tbk gandeng Pemuda Muhammadiyah. Kolaborasi ini diwujudkan melalui Melalui Edukasi ekonomi syariah, di Hall UM Sumatera Barat, Jumat, (12/11/2021).

Hadir dalam acara ini, Brand Manager BSI Kota Padang, Bambang Prasetia, Bendahara Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Zaedi Basiturrozak, Ketua Ekonomi dan Kewirausahaan PP Pemuda Muhammadiyah, Horo Wahyudi, Sekretaris PWPM Sumbar Dr. Ahmad Lahmi dan Bendahara PWPM Sumbar Ade Herdiwansyah. Hadir secara daring Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Buya Dr Shofwan Karim Elhussein dan jajaran PDPM se-Sumbar.

Read More

Ketua Ekonomi dan Kewirausahaan PP Pemuda Muhammadiyah, Horo Wahyudi mengatakan Agenda hari ini adalab follow up kerjasama dengan BSI, melalui peningkatan kemandirian ekonomi di pemuda Muhammadiyah. Hal ini menjadi output ketika pemuda Muhammadiyah mandiri sehingga program Pemuda Muhammadiyah jadi banyak terealisasi. Dan juga masyarakat bisa merasakan dampak dari keberadaan pemuda Muhammadiyah untuk kemaslahatan ummat.

Dirinya mengharapkan 1000 kader Pemuda entrepreneur muda dari Pemuda Muhammadiyah bisa terwujud. “Setelah penanda tanganan MoU PP Pemuda Muhammadiyah dengan BSI Maret lalu kita melakukan Follow up dengan turun daerah dan road show kolaborasi dengan BSI,” tuturnya.

Kolaborasi Pemuda Muhammadiyah bersama BSI.

Horo juga menyampaikan Salah satu bentuk kerjasama lainnya dengan BSI adalah program co-branding, yaitu penerbitan Kartu Anggota (KTA) Pemuda Muhammadiyah yang sekaligus sebagai kartu ATM BSI yang saat ini masih dalam proses pendataan.

Brand Manager BSI Kota Padang, Bambang Prasetia berkomitmen akan terus menjaga dan mendorong penerapan prinsip perbankan syariah yang adil, seimbang dan maslahat sesuai syariat Islam. Prinsip tersebut senantiasa diaplikasikan secara masif untuk memenuhi ekspektasi seluruh pemangku kepentingan.

Dirinya berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah kepada masyarakat terutama kepada PW Pemuda Muhammadiyah Sumbar.

“Selain itu acara ini diharapkan bisa menjadi solusi dan menjawab kebutuhan masyarakat dalam mengelola keuangan sesuai prinsip syariah melalui berbagai produk, layanan, dan fitur-fitur yang lengkap,” tuturnya.

Bendum PP Pemuda Muhammadiyah, Zaedi Basiturrozak mengatakan Peran PP Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu lembaga otonom Muhammadiyah cukup strategis dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah.

Kelahiran Bank Syariah Indonesia menandai pesatnya pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Selain itu, Bank syariah dianggap sebagai solusi sebagian masyarakat muslim yang menganggap riba adalah hal terlarang

Ketua PWPM Sumbar diwakili Sekretaris PW Pemuda Muhammadiyah Sumbar, Dr Ahmad Lahmi menjelaskan bahwa ekonomi syariah memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia. Ahmad Lahmi menyebut pembiayaan mudharabah yang menjadi salah satu produk unggulan perbankan syariah sebenarnya tidak berbeda jauh dengan modal ventura yang sedang menjadi tren pembiayaan saat ini tetapi dengan sistem bagi hasil. Untuk itu, Ahmad menyambut dengan positif kerja sama yang dilakukan antara pemuda Muhammadiyah dan BSI.

“Kami ingin kehadiran BSI bisa dirasakan dan dimanfaatkan pemuda Muhammadiyah Sumbar yang tentu arahnya adalah pada ekonomi syariah,” tutupnya.

Related posts