Buka Bimtek Pengawasan Pekerja Konstruksi, Wawako Solok Tekankan Ini

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Seringkali terjadi masalah dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Diantaranya, kualitas yang rendah, spesifikasi yang tidak memenuhi syarat, waktu pekerjaan yang molor, biaya yang tidak terkontrol, pekerjaan tidak aman, kecelakaan kerja, dan lainya.

Ini semua disebabkan lemahnya pengawasan dalam pekerjaan tersebut. Sehingga mutu pekerjaan sangat jauh dibawah standar dan tidak berkualitas.

Read More

Hal ini ditekankan Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra saat membuka bimbingan tekhnis Pengawasan Pekerja Konstruksi Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Solok, Jumat (5/11/2021) di Grand Rocky Hotel Kota Bukittinggi.

Dijelaskan Wawako, pengawasan yang baik dapat mencegah masalah yang bakal terjadi. Tapi jika pengawasan lemah atau ada main mata antara pengawas dengan pihak kontraktor, dipastikan hasil sebuah pekerjaan konstruksi mutunya sangat rendah.

“Ingat, ada empat hal yang penting dalam aspek pengawasan dan pengendalian. Diantaranya, tepat mutu, tepat biaya, tepat waktu, dan akuntabel. Disamping, SDM yang berkualitas juga sangat diperlukan agar pengawasan sebuah pekerjaan konstruksi lebih profesional,” ujarnya.

Related posts