MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Sumatera Barat layak menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah 2032. Itulah keyakinan kuat yang disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumbar, Ade Herdiwansyah, dalam Rapat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat II yang berlangsung penuh antusias.
Bukan sekadar wacana atau angan-angan kosong, Ade datang dengan proposal konkret yang siap diajukan dalam forum Musyawarah Pimpinan (Musypim). Dalam sebuah gagasan Wakil Gubernur Sumatera Barat sebagai Steering Committee (SC), Bupati Tanah Datar memimpin Organizing Committee (OC), dan yang paling revolusioner – pembentukan Tim 9 sebagai ujung tombak persiapan.
Yang membuat usulan ini berbeda adalah komposisi Tim 9 tersebut. Mayoritas kursi akan diserahkan kepada anak-anak muda Muhammadiyah Sumatera Barat. Sebuah langkah berani yang menunjukkan kepercayaan penuh terhadap kapasitas generasi muda dalam mengemban amanah besar.
“Ini bukan pekerjaan yang mudah,” ujar Ade dengan penuh kesadaran. Ia paham betul bahwa jalan menuju suksesi persiapan Muktamar Muhammadiyah 2032 membutuhkan lebih dari sekadar niat baik.
Kunci keberhasilan rencana ambisius ini terletak pada satu hal: dukungan total dari ayahanda Muhammadiyah dan ibunda Aisyiyah Sumbar. Tanpa support yang masif, tanpa semangat yang membara dari seluruh elemen, harapan yang sangat pantas ini bisa mandek di tengah jalan.
Sumatera Barat memiliki segala kelayakan – dari infrastruktur, tradisi keilmuan Islam yang kuat, hingga semangat juang yang telah teruji. Kini tinggal satu pertanyaan: apakah seluruh warga Muhammadiyah Sumbar siap bersatu untuk mewujudkan harapan yang sangat pantas ini?
Ade Herdiwansyah telah melempar bola. Saatnya seluruh komponen Muhammadiyah Sumatera Barat menangkapnya dengan penuh tanggung jawab.






