MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Suasana Gedung BKOM dan Pelkes Sumatera Barat pagi itu terasa berbeda. Lapangan yang biasanya lengang kini dipenuhi 245 karateka muda dari 18 dojo se-Kota Padang. Mereka datang bukan hanya untuk mengikuti ujian, tetapi untuk menempuh satu tahap penting dalam perjalanan panjang membentuk diri: Ujian Kenaikan Tingkat-Kyu/Sabuk Semester II Tahun 2026 Lemkari Kota Padang.
Membuka acara secara resmi, Wali Kota Padang Fadly Amran—yang juga Ketua Dewan Pembina Pengprov Lemkari Sumbar—menegaskan bahwa ujian ini jauh dari sekadar seremoni meraih sabuk baru.
“Ujian kenaikan tingkat ini bukan sekadar proses meraih sabuk, tetapi bagian dari pendidikan olahraga yang membentuk disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan karakter bagi adik-adik karateka,” ujarnya.
Ia pun menyoroti pentingnya olahraga di tengah pola hidup anak dan remaja yang kian akrab dengan gadget. Menurut Fadly, dojo adalah ruang positif untuk membangun kebiasaan hidup sehat, disiplin, interaksi sosial, dan mental yang tangguh.
“Kita ingin olahraga menjadi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh sehat, disiplin, aktif, dan berprestasi. Hal ini terus kita gelorakan di Kota Padang melalui program Padang Balomba, sebagai bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” tambahnya.
Yang menarik, Fadly melihat Lemkari sebagai kawah candradimuka kepemimpinan. “Anak-anak Lemkari dididik menjadi pemimpin sejak usia dini dengan belajar patuh, disiplin, menghormati, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang penting untuk membentuk generasi emas kita,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua Umum Pengprov Lemkari Sumbar Nanda Satria—yang juga Wakil Ketua DPRD Sumbar—menegaskan komitmen Lemkari untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda. Baginya, karate bukan hanya soal prestasi, tetapi juga pembentukan karakter.
“Kami berharap para karateka mampu menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungannya masing-masing. Begitu pula berani mencegah berbagai persoalan di kalangan remaja, serta menjadi teladan bagi teman-temannya,” ujar Nanda.
Ia pun menaruh harapan besar pada para karateka yang akan menjadi delegasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar. “Karateka Lemkari yang menjadi delegasi Kota Padang nantinya harus menunjukkan bahwa pembinaan kita mampu melahirkan atlet berprestasi. Kami juga berharap dari generasi ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua Pengcab Lemkari Kota Padang Surfa Yondri, Sekretaris Umum KONI Kota Padang Tri Putra Juniadi, serta jajaran pengurus Pengprov Lemkari Sumbar. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karate di Kota Padang berjalan berjenjang, konsisten, dan melibatkan banyak pihak—termasuk para pelatih dan orang tua yang setia mendampingi.
Di balik 245 karateka yang siap diuji, ada harapan besar yang dititipkan. Bukan sekadar sabuk yang lebih tinggi, melainkan generasi muda yang tumbuh sehat, berkarakter kuat, dan siap menjadi pemimpin masa depan Kota Padang.

