MINANGKABAUNEWS– Bupati Agam, Benni Warlis menyisir sejumlah titik lokasi pembangunan infrastruktur di wilayah bagian barat daerah setempat, Sabtu (5/9). Hal tersebut guna memastikan pembangunan telah sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Dikesempatan itu, Bupati Agam mengatakan, sejumlah pekerjaan infrastruktur menunjukkan progres yang baik. Salah satunya penanganan jalan provinsi di wilayah IV Koto Palembayan dan pekerjaan pengalihan trase di Jorong Lambeh, Tulang Gajah.
“Ada beberapa kegiatan yang kita tinjau, di antaranya jalan provinsi yang sudah diperbaiki, termasuk jalan IV Koto Palembayan. Begitu juga di Tulang Gajah, Jorong Lambeh, dilakukan pemindahan trase jalan ke bagian tebing,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan jalan dilakukan secara bertahap, mulai dari pelebaran badan jalan, penataan bekas longsoran, pembangunan drainase hingga pengaspalan dan pengerasan.
“Ini yang kita harapkan nanti secara bertahap kita perlebar dulu. Alhamdulillah masyarakat juga setuju. Dengan begitu, jalan akan semakin lebar dan terhindar dari longsor karena bekas-bekas longsoran kita rapikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan drainase menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi jalan agar tidak cepat mengalami kerusakan.
“Masalah jalan selama ini, yang paling berpengaruh adalah air. Jika drainasenya tidak bagus, sebagus apa pun jalan ini diaspal, air akan tetap mengalir ke badan jalan. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, jalan akan rusak dan berlubang lagi,” tuturnya.
Benni Warlis mengapresiasi pembangunan drainase pada ruas jalan tersebut. Menurutnya, keberadaan drainase dan pengaman di sisi jalan dapat membantu mengarahkan aliran air sehingga tidak langsung menggenangi badan jalan.
“Alhamdulillah, ini sudah dibuatkan drainasenya dan kondisinya bagus. Ada penghambat di dekat sisinya supaya air tidak langsung mengalir ke jalan. Kita berterima kasih kepada Pak Gubernur untuk penanganan jalan provinsi ini, dan tentu kepada Pak Presiden yang telah mengucurkan anggaran untuk penyelesaiannya,” katanya.
Bupati Agam berharap seluruh pembangunan infrastruktur di Kabupaten Agam dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga pembangunan infrastruktur di Kabupaten Agam bisa berjalan dengan lancar sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti sedia kala,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi pada pemerintah pusat maupun Pemprov Sumbar atas dukungan anggaran serta bantuan dalam penanganan dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Agam.
“Kita berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat atas bantuan yang telah diberikan kepada Kabupaten Agam,” tukasnya.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, mengatakan peninjauan yang dilakukan pimpinan daerah tersebut merupakan bagian dari agenda untuk melihat kondisi serta perkembangan pembangunan infrastruktur secara langsung di lapangan.
Menurutnya, sejumlah lokasi yang menjadi sasaran peninjauan tersebar di beberapa kecamatan, yakni Matur, Palembayan, Ampek Nagari, Lubuk Basung dan Tanjung Raya.

“Pembangunan yang ditinjau bupati hari ini di Kecamatan Matur, Palembayan, Ampek Nagari, Lubuk Basung dan Kecamatan Tanjung Raya. Peninjauan diawali dengan melihat kondisi jalan terban di Nagari Sitingkai, Kecamatan Matur,” sebutnya.
Setelah meninjau kondisi jalan terban di Nagari Sitingkai, rombongan kemudian bergerak menuju ruas jalan Matur-Palembayan.
Di lokasi tersebut, Bupati Agam melihat langsung pekerjaan rehabilitasi jalan provinsi yang saat ini tengah ditangani. Pekerjaan rehabilitasi ruas jalan tersebut memiliki nilai anggaran lebih dari Rp4,7 miliar.
Peninjauan berikutnya dilakukan pada ruas Jalan Ladang Makmur-Tulang Gajah. Di kawasan ini terdapat pekerjaan pelebaran sekaligus pengalihan trase jalan pada sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanganan.
“Pekerjaan pada ruas tersebut memiliki panjang penanganan sekitar 1.215 meter dengan pagu anggaran mencapai Rp3 miliar,” terangnya.
Roza menyebutkan, Bupati Agam didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam kegiatan peninjauan tersebut.
“Agenda berlangsung sepanjang hari dengan menyisir sejumlah lokasi pembangunan dan penanganan infrastruktur di beberapa wilayah Kabupaten Agam,” ulasnya.







