Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet Louncing Trayek DAMRI, Tuapejat KM 0 – Bandara Rokot

MINANGKABAUNEWS.COM, MENTAWAI – DAMRI (singkatan dari Perusahaan Umum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia) adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang transportasi darat.

Perusahaan ini memulai sejarahnya sebagai sebuah jawatan dengan diterbitkannya Maklumat Kementerian Perhubungan RI No.01/DAMRI/46 tanggal 25 November 1946, di mana jawatan tersebut diberi tugas untuk menyelenggarakan angkutan penumpang dan barang di atas jalan dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Read More

Dalam perkembangan selanjutnya sebagai sebuah perusahaan umum (Perum), nama DAMRI tetap diabadikan sebagai brand mark dari perusahaan yang hingga saat ini masih tetap konsisten menjalankan tugasnya sebagai salah satu penyelenggara jasa angkutan penumpang dan barang dengan menggunakan bus dan truk, hari ini perdana Louncing di wilayah kabupaten kepulauan Mentawai.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kabupaten kepulauan Mentawai mengucapkan, terima kasih kepada kepala Dinas Perhubungan provinsi sumatera barat ,kepala BPTD wilayah III atas peresmian trayek transportasi Damri dengan tarif yang murah.

Alangkah baiknya DAMRI di Kabupaten kepulauan Mentawai ini semua punya akses transportasi, sepeti tujuan bandara dan di kecamatan lain nya juga di pulau Siberut dan pulau Sikakap nantinya, sebutnya.

“Hari ini adalah bukti nyata dari pemerintah untuk masyarakat dengan pengoperasional Damri ini untuk kemudahan masyarakat dan semoga pada saat pandemi ini semua transpotasi umum dapat dibuka kembali sehingga nanti wisata maju, mobilitas terjamin sehingga ekonomi akan tumbuh lebih baik lagi”, sebut Bupati Kabupaten kepulauan Mentawai, Yudas sabaggalet dalam sambutan peresmian DAMRI yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Km 5, Selasa (18/01/2022).

Ia juga menyampaikan, membangun Mentawai tidak semuda kita membalikkan telapak tangan semuanya butuh proses yang harus di lalui, maka hari ini Mentawai mencoba melangkah selangka lebih maju melalui moda transportasi DAMRI.

Transportasi DAMRI direncanakan beroperasi setiap hari, sementara ini tiga kali sehari untuk trayek dari kilometer 0 Kecamatan Sipora Utara sampai Rokot Kecamatan Sipora Selatan, akan melayani pulang pergi, ujarnya.

Di tempat yang sama Dinas perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Deny menyampaikan, dalam sambutannya, semoga dengan moda transportasi laut perintis dan transportasi darat DAMRI yang ada saat ini, semoga bisa melayani atau menjadi akses mobilitas masyarakat. Dan juga sekaligus mengucapkan terima kasih kehadiran dan dukungannya para undangan yang menghadiri acara Louncing moda transportasi ini, ucapnya.

“Juga semoga nantinya dengan adanya moda transportasi darat DAMRI trayek Bandara di Sumatera Barat umumnya dan khususnya di Kabupaten kepulauan Mentawai akan lebih baik”, harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten kepulauan Mentawai, Yosep Sarogdok berharap, moda transportasi darat ini bisa memperlancar akses masyarakat kedepannya, kita harapkan lebih banyak lagi moda transportasi darat yang bisa melayani seluruh Mentawai, sebutnya.

“Melalui program pelayanan transportasi umum ini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di masa pandemi Covid-19 agar kembali bangkit perekonomian di masyarakat kita”, ucap Ketua DPRD Yosep Sarogdok.

Kemudian, ia juga berharap dengan adanya layanan ini semata-mata memberikan pelayanan terbaik khususnya di Kepulauan Mentawai. Kita optimis dan kami ingin keberadaan angkutan ini dapat memberikan dampak baik bagi masyarakat, harap Ketua DPRD Mentawai dalam sambutannya.

Turut hadir Louncing moda transportasi Perintis DAMRI di kabupaten kepulauan Mentawai diantaranya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Kepala BPTD Wilayah III Provinsi Sumatera Barat, Bupati Kabupaten kepulauan Mentawai, Wakil Bupati Kabupaten kepulauan Mentawai, Sekretaris Daerah Mentawai, Dandim 0319/Mentawai yang diwakili Kasdim 0319/Mentawai, Kapolres Kepulauan Mentawai, Danlanal, Kepala Kejaksaan Kabupaten kepulauan Mentawai, Kakansar Mentawai, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. (Tirman/Ash)

Related posts