Bupati Pasaman Tinjau Korban Banjir Limo Koto

  • Whatsapp

Pasaman, MinangkabauNews.com -Bupati Pasaman H. Benny Utama kunjungi korban banjir di Nagari Limo Koto Kecamatan Bonjol Kab.Pasaman, Senin (30/5/2022)

Dalam kunjungan tersebut  Bupati Benny Utama menyebutkan, rumah warga yang hanyut, segera kita bangun kembali melalui dana Baznas, dan bantuan bahan pangan untuk warga, sudah langsung didistribusikan sejak malam kejadian dan hari ini bantuan kembali disalurkan untuk para korban.

Sementara warga menyampaikan kepada bupati, air Sungai Batang Aia Dareh mulai meluap pada jumat malam, sekitar pukul 20.00 wib, menyusul hujan lebat dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Pasaman sejak sore harinya.

“Kami harus lari meninggalkan rumah, karena air sudah masuk deras menghantam rumah. Sekitar pukul sepuluh malam, rumah kami sudah hanyut, tinggal lantainya saja” tutur Suci (20 th) korban pemilik rumah, didampingi adik lelakinya, Yudis.

Ditambahkan warga setempat, sejumlah sepeda motor yang terparkir di depan rumah, sempat hanyut terseret arus sungai yang deras dan besar.

“Honda-honda itu bisa ditemukan lagi setelah air surut, namun kondisinya banyak yang rusak,” tutur Uniang Linda, warga Pandam.

Sementara itu, sejumlah perabotan rumah tangga berupa tempat tidur, kasur, kursi, meja dan lemari, serta barang elektronik dan peralatan dapur banyak juga yang hanyut, dan sebagian ada yang hilang tersapu banjir setinggi hampir dua meter di kampung yang berada di bantaran Sungai Batang Aia Dareh itu.

Untuk langkah penanganan sementara Bupati Benny Utama minta dibuatkan dapur umum, dan BPBD Pasaman diinstruksikan untuk menyalurkan beras dan bahan pangan lainnya.

“Stok beras kita cukup, sedangkan bahan pangan lainnya akan kita upayakan bisa terpenuhi,” terang bupati, saat menyerahkan bantuan uang kepada Jorong Pandam, Akmal.

Ditambahkan bupati, malam kejadian musibah banjir, BPBD Pasaman sudah diinstruksikan melakukan penanganan, serta menyalurkan bantuan dan menyiapkan tempat pengungsian di SD 13 Pandam.

“Sudah. Jumat malam itu sudah disalurkan beras, selimut, tikar dan bahan makanan ke lokasi pengungsian,” sebut bupati.

Untuk pembersihan lokasi dan rumah-rumah warga dari timbunan material lumpur, Pemkab Pasaman juga sudah menerjunkan “pasukan” damkar sejak pagi Sabtu (28/5).

“Ini sudah memasuki hari ka tiga, rumah-rumah yang terdampak banjir, termasuk lingkungan kampung ini sudah mulai bersih dari material lumpur,” kata Bupati Benny Utama.

Selain meninjau dapur umum darurat, Bupati Benny Utama juga mencek kesiapan posko kesehatan yang didirikan pada H+1 pasca bencana banjir Limo Koto.

Dari laporan petugas pos kesehatan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sebagian warga hanya menderita demam dan gatal-gatal.

Dengan mengendarai sepeda motor, Bupati Benny Utama turut meninjau jalan yang terban tergerus longsor di Kejorongan Aia Abu.

Kepala OPD teknis yang turut mendampingi Bupati Pasaman ke Limo Koto, diminta untuk melakukan validasi data dampak kerugian, agar bisa dilakukan penanganan segera.

Data sementara dari pihak Nagari Limo Koto, tercatat 67 KK dan 100 ha sawah terdampak banjir Jumat malam. Tidak ada korban jiwa, namun sebagian warga terutama anak-anak, masih trauma. (Verdi)

Related posts