MINANGKABAUNEWS, PEKAN BARU – Bupati Solok Jon Firman Pandu menggelar silaturahmi dengan Persatuan Keluarga Kabupaten Solok (PKKS) Provinsi Riau di Kota Pekan Baru, Rabu (21/1/2026).
Kedatangan Bupati Solok Jon Firman Pandu ke Kota Pekan Baru dalam rangka mendengarkan langsung anspirasi masyarakat Kabupaten Solok di perantauan. Pertemuan tersebut juga dibarengi dengan diskusi banyak hal terkait kemajuan Kabupaten Solok.
Bupati Solok menuturkan bahwasanya pertemuan ini merupakan ruang sekaligus wadah bagi masyarakat Kabupaten Solok diperantauan. Tujuannya yakni mewujudkan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat Kabupaten Solok, agar taraf kehidupan masyarakat Kabupaten Solok lebih baik dan sejahtera.
Karena itu, lanjut JFP, masyarakat Kabupaten Solok yang berada di perantauan harus bisa mengambil peran yang lebih besar dalam membangun kampung halaman.
“Pembangunan akan terwujud jika semua masyarakat Kabupaten Solok mampu mengambil peran sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing. Untuk itu, perlu sinergi antara perantau dengan Pemerintah Kabupaten Solok. Artinya Basamo Mangko Kamanjadi” kata JFP.
Ikut dalam rombongan ke Kota Pekan Baru tersebut, Sekrataris Daerah Kabupaten Solok, Medison, anggota DPRD Kabupaten Solok, Boy Falma dan Iskan Nofis serta beberapa kepala OPD.
Faisal, Ketua PKKS Riau, didampingi Sekretaris PKKS Riau, Fedriyal, menyebutkan bahwa hadirnya Bupati Solok ke tanah melayu dan berjumpa dengan kami merupakan bentuk silaturahmi yg terjaga, sekaligus menerima masukan bagaimana warga perantauan bisa berkontribusi untuk kampung halaman.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Bupati Solok dan rombongan atas kehadirannya di Kota Pekan Baru dan bertemu dengan PKKS Riau. Ini bukti Pemerintah Kabupaten Solok masih menunjukkan kekeluargaan bersama kami selaku warga Kabupaten Solok di perantauan” Ujar Faisal dan Fedriyal .
Disamping itu, Halim Fajri perwakilan anak muda Kabupaten Solok di perantauan yang berasal dari Kecamatan Tigo Lurah juga turut menyampaikan anspirasinya kepada anggota DPRD Kabupaten Solok, Boy Falma dan Iskan Nofis selaku wakilan rakyat.
Anak muda ini berharap kampung halamannya yang masih terisolir bisa menjadi prioritas Pemerintahan Kabupaten Solok dalam pembangunan.
“Kampung kami di Kecamatan Tigo Lurah saat ini masih terisolir bahkan beberapa nagari dan jorong tidak bisa dilalui Kenderaan roda empat. Mohon kiranya Pemerintah Kabupaten Solok bersama DPRD Kabupaten Solok memprioritaskan pembangunan ke Tigo Lurah. Selain akses jalan, pendidikan dan kesehatan juga diprioritaskan” Pinta Halim pada JFP dan Duo DPRD ini.***







