Bupati Suhatri Bur Buka Rapat Sosialisasi Pengembangan Desa Digital dan Desa Wisata

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG PARIAMAN – Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, membuka Rapat Sosialisasi Pengembangan Desa Digital dan Desa Wisata pada Kamis (15/01) di Hall Kantor Bupati Padang Pariaman.

Rapat sosialisasi ini dimoderatori oleh Ir. Iskandar, M.M. dengan narasumber Agus Kuncoro,S.Sos. M.Si, Budio Winarto, S.H. M.Si, Danny Januarisman, ST, Simon Makarios Aruan, dan Direktur Dana Transfer Umum Kementrian Keuangan.

Read More

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementrian keuangan RI, Kementrian Komunikasi dan Informatika, dan Kementrian Dalam Negeri.

Peserta berasal dari Diskominfo, Disparpora, bagian humas, dan Nagari yang berjumlah 120 orang.

Dalam sambutannya Bupati Padang Pariaman mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari salah satu program prioritas pembangunan di Desa sehingga implementasi dan pengembangan Desa Wisata dan Desa Digital mutlak dilaksanakan.

“Kegiatan ini hendaknya tidak sekedar sosialisasi saja namun juga langsung mengambil langkah lanjut sehingga Nagari Digital dan Desa Wisata di Padang Pariaman dapat berkompetisi dan bersaing serta dikenal baik tingkat Provinsi Sumatra Barat hingga Nasional bahkan mancanegara, ini juga guna untuk memajukan Nagari sehingga dapat meningkatkan pendapatan Nagari melalui kunjungan wisatawan mancanegara,” ujar Bupati Padang Pariaman ini dalam press release.

Suhatri Bur lebih lanjut mengatakan, tujuan pembangunan berkelanjutan di era globalisasi ini lebih menekankan pada keterbukaan dan kemudahan akses, terutama dalam integrase ilmu dan teknologi.

“Khususnya teknologi informasi menuntut kita lebih bersinergi dan professional dalam melaksanakan pembangunan, baik tingkat Kabupaten, Kecamatan, Nagari, dan pelaku-pelaku pembangunan dengan status sebagai mitra pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, prioritas pembangunan di Nagari, terdapat empat model desain Nagari digital yang diterapkan yakni, digitalisasi untuk penyusunan database Nagari, digitalisasi untuk pengembangan Nagari unggulan, digitalisasi untuk mempercepat pelayanan Pemerintah Nagari kepada masyarakat Nagari, digitalisasi untuk peningkatan transparansi keuangan dan kegiatan pembangunan Nagari.

“Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan suatu upaya yang konkrit dan inovatif dari seluruh Wali Nagari se-Kabupaten Padang Pariaman dalam memajukan Nagarinya dengan mengoptimalkan pengembangan keterbukaan informasi pembangunan Nagari berbasis aplikasi digital sesuai kewenangan Nagari,” imbuh Suhatri Bur.

“Hal tersebut tentu saja tidak terlepas dari adanya upaya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk mendorong percepatan pembangunan Nagari dalam rangka mewujudkan peningkatan kecerdasan, partisipasi dan kesejahteraan warga Nagari menuju Nagari kuat, maju, mandiri dan demokratis sehingga juga diperlukan dukungan serta komitmen dari OPD terkait untuk mewujudkan Nagari Digital dan Nagari wisata ini,” tuturnya.

Kepala DPMD Erman, dalam laporannya mengatakan, maksud pelaksanaan kegiatan pengembangan Desa Wisata dalam rangka memberikan gambaran dan konsep tentang Desa Wisata dan Desa Digital yang bertujuan untuk memperkenalkan konsep Desa Wisata dan terintegrasi dalam upaya menyokong peningkatan perekonomian masyarakat.

“Pentingnya Desa Digital dalam pelayanan publik untuk memahami pengembangan Desa Digital dan lahirnya komitmen stakeholder terkait dalam mensukseskan Desa Digital dan berkelanjutan,” terang Suhatri Bur.

Related posts