Bupati Suhatri Bur Minta Kepsek SMA/SMK di Wilayah Padang Pariaman Sosialisasikan Sistim Zona

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, PADANG PARIAMAN – Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi dan Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengunjungi salah satu Sekolah di wilayah II Sumatra Barat yang mencakup Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman pada Kamis (28/7/2021) di SMAN 1 2 X 11 Enam Lingkung.

Acara ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Ridwan, Anggita DPRD Kabupaten Padang Pariaman Risdianto, dan Kepala Sekolah di Wilayah II Sumatra Barat.

Read More

Dalam sambutannya, Bupati Padang Pariaman menyampaikan, ini juga bentuk dukungan untuk kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Padang Pariaman sekaligus.

Saat ini masih banyaknya orang tua yang kurang paham terkait zonasi sehingga sangat diperlukannya sosialisasi terkait zonasi sehingga tidak ada kesalahan persepsi pada orang tua dan mengerti akan sistem zonasi tersebut.

“Kami juga mengapresiasi atas kerja keras para guru dalam mengajar dan memberikan ilmu kepada siswa terlebih pada masa pandemi saat ini dimana sangat diperlukan kerja lebih karena saat ini pembelajaran masih daring, oleh karenanya kami meminta agar para guru lebih memiliki cara belajar yang lebih menarik sehingga meningkatkan minat belajar siswa,” ujarnya dalam press release.

Senada dengan itu Gubernur Sumatra Barat dalam sambutannya mengatakan, Indonesia memiliki potensi pemuda pemudi yang melimpah terkait hal itu perlunya dipersiapkan generasi penerus tersebut mulai dari sekarang.

“Pemuda yang menjadi pelajar saat ini akan menjadi pemimpin dimasa yang akan datang oleh karenanya sangat diperlukan persiapan sejak dari sekarang sehingga dapat mewujudkan impian bangsa yang sangat kita cintai ini. Berikan yang terbaik untuk pendidikan pada hari ini sehingga kesiapan produk agar tidak dikuasai oleh bangsa lain,” terangnya

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat mengatakan, jumlah Kepala Sekolah diwilayah II ini sebanyak 68 Sekolah baik Negeri maupun Swasta.

“Semoga pertemuan hari ini menjadi semangat baru untuk kita bersama, memang pada dasarnya tingkat SMA memang kewenangan provinsi namun itu secara administrasi, secara keberadaan terletak di Kabupaten Padang Pariaman sehingga perlunya harmonisasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota,” tutupnya.

Related posts