Capaian Imunisasi Anak Masih Rendah, Ini Kata Kadis Kesehatan Padang

  • Whatsapp
Kadis Kesehatan Padang, Srikurnia saat menjadi narasumber Diseminasi Informasi Diskominfo di MC Balaikota Padang, Kamis, (28/7)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG – Dinas Kesehatan Padang, Sumbar Barat mencatat ketakutan orang tua izinkan anak Vaksinasi MR membuat pencapaian imunisasi anak di Padang masih rendah.

Kepala Dinas Kesehatan Padang, Srikurnia mengatakan selama periode Januari hingga Mei 2022 imunisasi MR baru di angka 22 persen.

“Pencapaian imunisasi MR kita masih rendah. Tercatat sampai Mei dari 29 ribu capaian/kita baru vaksin 36.000 dengan sasaran 166 ribu anak, baru 22 persen dengan 101 kasus tahun ini. Seharusnya per bulan Juli ini sudah dapat tercapai di angka 50 persen, karena ketakutan orang tua izinkan anaknya vaksin masih tinggi,” katanya.

Srikurnia menjelaskan beberapa kendala yang dihadapi untuk memaksimalkan pencapaian imunisasi anak antara lain karena tenaga kesehatan masih fokus pada vaksinasi Covid-19.

“Dinkes akan terus menggenjot pencapaian imunisasi secara maksimal melalui Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada Juli. Harapan kami kegiatan tersebut angka imunisasi anak meningkat tajam,” terang Srikurnia.

Imunisasi MR bertujuan untuk menekan angka campak dan rubella.

Dinkes juga meminta tenaga kesehatan dan pendamping posyandu untuk terus menyosialisasikan pada warga yang memiliki anak balita untuk rutin memeriksakan kesehatan dan mendapat imunisasi lengkap.

“Dengan melakukan giat imunisasi rubella maka kita dapat mengurangi angka kematian akibat penyakit campak dan penyakit anak lainnya,” ungkapnya.

Dengan pemberian vaksin campak dan rubella ini diharapkan anak sekolah di Padang dapat terhindar dari penyakit campak dan rubella sehingga dapat menjadi anak Indonesia yang sehat dan kuat.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk meng-imunisasi anaknya kejadian ikutan masih sangat kecil. “Kepada orang tua Jangan takut anaknya diimunisasi,” tutupnya.

Tambahnya, Vaksin MR kita menggandeng lintas sektor disdik Padang, Disdukcapil dan Kemenag untuk pelaksanaan BIAN

Related posts