Cepat Direspon Bupati, Dam Tanggul Batang Malalo Dibangun Swakelola

MINANGKABAUNEWS.COM, TANAH DATAR – Akibat terus digerus air sungai dua titik tanggul penahan tebing aliran Sungai Batang Malalo terban dan menyebabkan bahu jalan di Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan itu turut amblas dan sangat berisiko jika tidak segera diperbaiki.

Sebelumnya setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait bendungan yang terban ini Pemerintah Daerah langsung tanggap dan instruksikan Dinas PUPR untuk segera diperbaiki.

“Diperintahkan langsung Bupati Eka Putra untuk segera diperbaiki, maka kami naikkan Telaah Staf (TS) dan setujui, dan dijerjakan secara swakelola oleh Dinas PUPR mengingat ini mendesak dan juga sangat teknis,” ucap PPTK Dinas PUPR Tanah Datar Jon Kenedi.

Dikatakan Jon Kenedi Rehabilitasi Tanggul Sungai Batang Malalo ini dikerjakan secara swakelola dan sudah dimulai sejak bulan Mei yang lalu direncanakan selesai nanti pada bulan Desember mendatang.
Hal itu dikatakannya ketika Bupati Eka Putra meninjau langsung pengerjaan rehabilitasi tanggul sungai Batang Malalo tersebut, Kamis (01/09).

“Rehabilitasi tanggul sungai Batang Malalo ini menelan anggaran sebesar Rp405.000.000,- dengan dua titik pengerjaan, masing-masing panjang 20 meter. Untuk pengerjaannya bagian dasar sungai dengan sistem kawat bronjong dan bagian atas dam batu kali ditambah groundsill dua unit,“ ucapnya.

Sekretaris Nagari Guguak Malalo Rizal Amri atas nama masyarakat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Eka Putra yang telah merespon dengan cepat merehab kembali bendungan tanggul yang terban tersebut.

“Alhamdulillah pemerintah daerah telah merespon dengan cepat bendungan ini diperbaiki dan saat ini Bupati Eka Putra langsung menunjau pengerjaannya, karena di sepanjang lokasi ini juga digunakan masyarakat untuk sarana parkir tamu yang datang ke makam Tuanku Limo Puluah,”ujarnya.

Rizal menambahkan jika masyarakat juga meminta kepada Bupati yaitu perbaikan jalan dari Jorong Duo Koto – Guguak sepanjang 1000 meter karena kondisinya yang berdekatan juga perlu pengaspalan kembali.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM saat monev kegiatan fisik di beberapa titik dan berapa kecamatan di hari yang sama mengatakan rehabilitasi dam tanggul ini mendesak dan sangat dibutuhkan masyarakat setempat, karenanya jika tidak segera diperbaiki maka akan dapat segera diperbaiki maka badan jalan juga dapat diperbaiki. yang akan terban.

“Dan tanggul ini memang harus disegerakan karena disini juga sebagai objek wisata religi bagi wisatawan yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar Sumatera Barat,” ujarnya.

Bupati berharap pengerjaannya bisa selesai sesuai jadwal karena saat ini juga sedang musim hujan dikhawatirkan debit air batang malalo bisa tinggi sehingga akan mengganggu pekerjan. (Mi/PKP)

Related posts