Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pemko Sawahlunto Kerjasama dengan BLK

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SAWAHLUNTO –  Dalam upaya mencetak tenaga kerja siap pakai, Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto melalui Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP – Naker) adakan kerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK).

Beragam paket pelatihan diadakan di BLK tersebut. Saat ini ada sembilan paket pelatihan yang dilaksanakan, diantaranya, kolaborasi dari 4 paket yang bersumber dari APBN dan 5 paket yang bersumber dari APBD.

Read More

Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP – Naker), Dwi Darmawati menyampaikan, empat paket pelatihan dari APBN itu adalah pelatihan mekanik sepeda motor, cabinet, making dan las.

“Kalau untuk paket pelatihan dari APBD itu adalah pelatihan tata boga, auto cad dan menjahit konveksi,” kata Dwi Darmawati.

Lebih lanjut Dwi Darmawati mengatakan, bahwa UPTD BLK Sawahlunto memiliki 2 unit Mobile Training Unit (MTU) bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja. MTU ini untuk 2 kejuruan, yakni kejuruan las dan kejuruan mekanik sepeda motor.

“Kita di BLK Sawahlunto sudah mempunyai empat orang instruktur untuk tiga kejuruan, yaitu otomotif, kontruksi bangunan dan las,” jelasnya.

Paket pelatihan yang sedang berlangsung saat ini adalah pelatihan las SMAW Posisi 2F. Ada 16 peserta yang mengikuti paket pelatihan ini.

Walikota Sawahlunto, Deri Asta hadir langsung membuka pelatihan itu pada Selasa 08 Juni 2021 kemaren di UPTD BLK Sawahlunto yang berlokasi di Sawah Rasau.

Kepada para peserta, Walikota Sawahlunto, Deri Asta berpesan agar dapat menjalani proses pelatihan ini dengan serius. Jika tidak paham dengan materi, jangan ragu untuk bertanya. Sehingga jika sudah selesai mengikuti pelatihan ini nanti, ilmu yang didapatkan benar – benar siap untuk dipakai dalam membuka usaha sendiri atau pun bekerja di perusahaan.

“Pemko Sawahlunto komitmen untuk meneruskan dan memperbanyak kegiatan – kegiatan pelatihan untuk mencetak tenaga kerja siap pakai ini. Sebab ini merupakan salah satu strategi kita dalam menekan angka pengangguran di kota ini. Mengadakan BLK ini juga masuk dalam salah satu misi Pemko Sawahlunto,” terang Wako.

Pihaknya berpesan kepada jajaran pemerintahan Desa dan Kelurahan, yakni agar dapat membantu menyerap para lulusan pelatihan dari BLK ini. Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan merekrut para lulusan BLK tersebut, atau pun dengan membuka lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi para lulusan itu.

Related posts