Corona Asia Meledak: Vietnam Lockdown, Jepang Darurat

  • Whatsapp
Corona Asia Meledak: Vietnam Lockdown, Jepang Darurat.

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA — Covid-19 di benua Asia masih menggila. Bukan cuma RI, sejumlah negara mengalami kenaikan kasus.

Terbaru, Jepang dan Vietnam melakukan pengetatan sosial pada kota yang terinfeksi corona paling parah. Jepang menetapkan status darurat ke Tokyo sementara Vietnam mengunci (lockdown) kota Ho Chi Minh.

Read More

“Kami akan memberlakukan keadaan darurat di Tokyo,” kata Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga pada pertemuan pemerintah tentang langkah-langkah infeksi dikutip dari AFP, Jumat (9/7/2021).

“Periodenya akan sampai 22 Agustus.”

Lebih rinci Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura mengatakan keadaan darurat di Tokyo akan dimulai pada12 Juli hingga 22 Agustus. Ia juga mengatakan akan ada limitasi yang diterapkan di restoran.

“Jepang akan mengumumkan keadaan darurat bagi Tokyo yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade untuk mencoba menahan gelombang baru infeksi virus corona,” ujarnya sebagaimana diberitakan Reuters.

“Di bawah pembatasan yang diperketat, restoran akan diminta untuk berhenti menyajikan alkohol.”

Keputusan ini diambil setelah pada Rabu lalu Tokyo melaporkan rekor tertinggi penularan virus corona sejak Mei. Di mana ada 920 kasus infeksi harian.

Kekhawatiran juga saat ini memuncak setelah beberapa fasilitas kesehatan di kota terpadat dunia itu melaporkan banyaknya infeksi varian Delta yang lebih berbahaya. Varian Delta merupakan strain baru corona yang ditemukan di India dan sangat menular.

Sementara itu pemerintah Jepang dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) sedang merampungkan usulan mengenai jumlah penonton yang diizinkan. Sebelumnya disepakati bahwa penonton dibatasi hanya sekedar penonton domestik dengan jumlah kapasitas 50%.

Namun usulan ini sepertinya akan diperkecil kembali setelah para ahli penasehat medis telah mengatakan bahwa Olimpiade yang akan diselenggarakan dari 23 Juli hingga 8 Agustus itu lebih baik digelar tanpa penonton.

Secara kumulatif, per Kamis (8/7/2021) Jepang menemukan 810 ribu kasus Covid-19 dengan 14 ribu kematian sejak pandemi melanda. Kasus aktif saat ini adalah 16.177.

Sementara itu Vietnam, mengambil keputusan untuk mengunci (lockdown) Kota Ho Chi Minh mulai hari ini. Itu dilakukan setelah terdapat penambahan kasus sebanyak 8.000 orang selama gelombang baru corona.

Lockdown akan dilakukan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang semakin ganas. Warga diminta untuk tetap berada di rumah selama dua minggu.

Dikutip dari Channel News Asia, Wali Kota Ho Chi Minh, Nguyen Thanh, mengatakan pengendalian Covid-19 di Ho Chi Minh harus cepat. Otoritas harus memperketat pembatasan kegiatan masyarakat.

“Untuk mengendalikan pandemi COVID-19 dengan cepat, Kota Ho Chi Minh bertekad untuk lebih memperketat pembatasan,” ujar Wali Nguyen Thanh, Kamis

Selama pemberlakuan lockdown masyarakat diizinkan keluar rumah hanya untuk membeli makanan serta obat-obatan. Selain dari itu pemerintah mengharuskan warganya agar tetap di rumah.

Sejauh ini Vietnam telah melakukan vaksinasi sebanyak 4 juta dosis vaksin Covid-19 untuk masyarakatnya. Selain itu Vietnam juga sedang mengembangkan Vaksin Covid-19 dan memesan jutaan dosis vaksin dari Amerika Serikat.

Dilansir dari https://covid19.who.int hingga Kamis ada 22.341 kasus yang terkonfirmasi di Vietnam serta 97 kematian.

Related posts