Daftar Pejabat RI yang Meninggal Dunia Karena COVID-19

Ilustrasi Corona.

MINANGKAKABAUNEWS.COM, JAKARTA — Virus COVID-19 di Indonesia makin mengkhawatirkan setelah lonjakan mencapai 40.000 per harinya.

Tak hanya orang biasa, para pejabat pun menyerah dengan pandemi, beberapa di antaranya meninggal dunia.

Read More

Seiring dengan peningkatan kasus corona, jumlah kematian pasien juga ikut meroket.
Bukan cuma masyarakat yang meninggal, tapi juga sejumlah nama terkenal, seperti musisi, artis, politikus, pejabat, hingga tokoh bangsa.

Berikut redaksi merangkum daftar politisi Indonesia yang meninggal akibat COVID-19.

1. Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia saat menjalani perawatan COVID-19 di Rumah Sakit Siloam, Kelapa Dua, Tangerang, Banten, pada Minggu (11/7/2021).

Sebelum dirawat di RS Siloam di Tangerang, Eka sempat kesulitan mendapatkan kamar perawatan di wilayah kepemimpinannya sendiri.

Saat itu, ICU di Kabupaten Bekasi sudah penuh.
Setelah dirawat selama lebih kurang 10 hari, pria yang memiliki riwayat penyakit jantung itu akhirnya meninggal dunia pada Minggu malam sekitar pukul 21.30 WIB.

2. Rachmawati Soekarnoputri

Salah putri sang proklamator Bung Karno, yakni Rachmawati Soekarnoputri wafat pada Sabtu (3/7/2021) pagi.

Adik kandung kandung Presiden ke-5 RI yang Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri ini meninggal di ICU RSPAD Gatot Soebroto, dalam usia 70 tahun, setelah terpapar COVID-19

Politikus Gerindra tersebut kemudian dimakamkan dengan protokol COVID-19 di TPU Karet Bivak.

Jenazah Rachmawati dikebumikan di samping makam sang ibunda, Fatmawati.

3. Dua Pejabat DKI Jakarta

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur Ade Yulia Narun yang dilaporkan meninggal dunia pada hari Rabu (2/12/2021) silam akibat terinfeksi COVID-19.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar. Ade meninggal sekitar pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur.

Jenazahnya dimakamkan di TPU Pondok Rangon dengan mematuhi protokol kesehatan.

Ade bukanlah pejabat DKI yang pertama meninggal dunia akibat COVID-19.

Sekretaris Daerah Saefullah juga meninggal dunia akibat virus yang sama pada 16 September 2020 setelah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

4. Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Karawang, Deden Rahmat
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Karawang, Deden Rahmat juga meninggal karena COVID-19 pada 23 Juni 2021.

Politikus PKB dikenal sebagai sosok yang sangat baik dan memiliki peran penting, baik di internal maupun eksternal partai. Deden Rahmat diketahui sempat dirawat di rumah sakit selama enam hari, catat Kumparan.

5. Anggota DPR F-PAN John Siffy Mirin

PAN juga kehilangan salah satu kadernya, anggota DPR asal Papua, John Siffy Mirin, yang meninggal dunia di RSPAD, Sabtu (3/7/2021).

John Mirin meninggal akibat COVID-19.

Menurut Ketum PAN Zulkifli Hasan, kondisi kesehatan John Mirin dikabarkan memburuk sejak Jumat (2/7/2021).

Saturasi oksigennya terus menurun dan harus dibantu ventilator. Sementara karena RS penuh, John masih dirawat di IGD sambil menunggu kamar ICU yang kosong.

6. Politikus NasDem Nurul Almy Hafild

Dilansir dari Kumparan, kader Partai Nasdem Nurul Almy Hafild atau lebih dikenal dengan Emmy Hafild meninggal dunia pada Sabtu (3/7/2021) malam.

Kondisi Emmy Hafild sempat memburuk di ICU akibat COVID-19. Mendiang diketahui memiliki komorbid kanker.

Semasa hidup, Emmy dikenal sebagai aktivis lingkungan dan perempuan.

Emmy pernah memimpin sejumlah LSM, bahkan pernah menjabat Ketua Greenpeace Asia Tenggara, bergabung di Walhi dan Yayasan Indonesia Hijau.

Related posts