Dampak Peralihan Musim, Hasil Tangkapan Nelayan di Tiku Menurun

  • Whatsapp
Ikan tangkapan nelayan.
Ikan hasil tangkapan nelayan di Tiku. (Foto/dok Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, AGAM — Dampak peralihan musim, hasil tangkapan nelayan jaring dan pancing di Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) alami penurunan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanjung Mutiara, Arman Aciak mengatakan, hasil tangkapan nelayan berkurang tersebut disebabkan peralihan musim atau cuaca yang mengakibatkan arus berpindah berdasarkan perjalanan bulan.

Read More

“Meski hasil tangkapan nelayan menurun, harga jual ikan tidak berubah atau masih tetap stabil,” ujarnya, Jum’at (21/5/2021).

Menurutnya, peralihan arus dari Selatan ke Utara, atau sebaliknya akan berdampak bagi nelayan jaring dan pancing. Namun, berbeda dengan nelayan yang menggunakan bagan, karena daya jelajah bagan lebih jauh, dan tidak begitu dipengaruhi oleh perubahan arus.

“Bagan sifatnya kan mengundang ikan dengan menghidupkan lampu, jadi ikan akan datang dengan sendirinya,” kata Arman.

Meski begitu, diakui Arman tidak semua nelayan jaring dan pancing yang mengalami penurun tangkapan, karena hasil tangkapan juga dipengaruhi rezeki nelayan saat melaut.

Ditambahkan Arman, tangkapan yang menurun dan fenomena matinya ikan air tawar di Danau Maninjau tidak mempengaruhi nilai jual ikan laut. (JNS)

Related posts