Darul Siska: Melalui Pendataan Keluarga , Hari Ini Kita Bisa Tahu Warga yang Lahir dan Meninggal secara Real Time

  • Whatsapp
Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM, SAWAHLUNTO — Anggota DPR RI Komisi IX Drs Darul Siska dan Deputi BKKBN pusat menghadiri sosialisasi Pendataan Keluarga (PK) kelompok sasaran Bangga Kencana di aula kantor Camat Talawi, Sawahlunto, Sabtu, (19/6/2021).

“Saat RDP dengan BKKBN lalu kita minta Data keluarga sekarang ini real time dan komprehensif,” tegasnya.

Darul Siska mengatakan Pendataan Keluarga 2021 di Sumbar dimulai pada 1 April sampai dengan 21 Juni 2021 dilakukan oleh kader petugas pendata BKKBN Sumbar dengan penyuluh Keluarga Berencana.

“Inilah sebetulnya yang kita inginkan dengan penyajian data keluarga secara real time dan komprehensif yang merupakan hasil hearing komisi IX dengan BKKBN pusat. Hari ini kita bisa tahu warga yang baru lahir dan meninggal secara real time, sistem pendataan keluarga ini jauh lebih baik dari data BPS,” tegasnya.

Deputi BKKBN Pusat Dr. Ir. Dwi Listya Wardhani, M.Sc mengatakan Ke depan dengan data yang diperoleh oleh pemerintah melalui Program Pendataan Keluarga tahun 2021 ini, dapat dijadikan sebagai salah satu dasar penentuan arah kebijakan pemerintah dalam upaya membangun Provinsi sumbar menjadi lebih baik lagi.

“Ayo sambut petugas pendata yang akan datang ke rumah anda dengan senyuman yang ramah. Berikan data yang benar, akurat dan jelas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 3 M,” ungkapnya belum lama ini.

Katanya, Pendataan keluarga diatur dalam Undang-undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, yang diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, keluarga berencana, serta sistem informasi keluarga.

“Peraturan tersebut mengamanatkan bahwa dalam rangka mendukung penyelenggaraan perkembangan Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) diperlukan Data dan Informasi Keluarga yang dikelola dalam Sistem Informasi Keluarga (SIGA),” pungkasnya

Related posts