Di Masa Pandemi RSOMH Bukittinggi Lahirkan Inovasi Pelayanan Wisata Kesehatan

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Dalam dua tahun terakhir ini kita dilanda pandemi, hampir meluluh lantakkan semua sendi kehidupan, Hal ini disampaikan, Dirut RSOMH Bukittinggi, Dr.dr.M.Alsen Arlan, Sp.B KBD, MARS dalam acara launching ‘Pelayanan Wisata Kesehatan’ bertempat di Aula Gedung D Lt. 5 RSOMH Bukittinggi. Kamis (9/8/2021).

Dari pantauan Minangkabaunewscom tampak hadir Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah raga Kota Bukittinggi, Supadria, dan Pelaku wisata lainnya.

Read More

Direktur Utama RSOMH Bukittinggi Dr.dr. M.Alsen Arlan, Sp.B- KBD, MARS, dalam sambutannya mengatakan, menjalani pengobatan dan pemeriksaan kesehatan tidak perlu lagi keluar negeri, di Kota Bukittinggi saat ini telah tersedia layanan paket wisata kesehatan untuk seluruh masyarakat ditanah air.

“Paket wisata kesehatan didukung dengan alam yang indah serta mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi, pelaku wisata dan biro perjalanan Wisata,” terangnya.

M.Alsen Arlan lebih lanjut mengatakan, ada tiga kategori paket wisata kesehatan yang ditawarkan kepada masyarakat, pertama paket Stroke chek up, paket Medicall Check-up dan paket Neuro restorasi yang dikemas dalam suatu paket wisata.

“Kita mengharapkan setelah launching paket wisata kesehatan ini, pasien pasca stroke yang perlu direhabilitasi dapat kita ikutkan dengan program pelayanan wisata kesehatan bekerja sama dengan travel egent,” jelasnya.

Sementara itu Kadis Pariwisata Pemuda dan Olah raga Kota Bukittinggi, Supadria mengucapkan terima kasih kepada Management RSOMH Bukittinggi yang telah melakukan inovasi pelayanan dengan memadukan Natura Pariwisata yang disandingkan dengan program wisata kesehatan.

Menurutnya, lahirnya inovasi pelayanan wisata kesehatan ini juga sangat mendukung visi dan misi Walikota Bukittinggi untuk menciptakan Bukittinggi hebat Kesehatan dan Hebat Priwisata.

“Pelaku pariwisata dapat manfaatkan peluang ini, karena pelaku sektor pariwisata sangat terdampak akibat pandemi yang melanda Negeri ini,” tutup Supadria mengakhiri.

 

Related posts