Di Solok Selatan, Tiga BTS Bakti Kurang Berjalan Optimal

MINANGKABAUNEWS.COM, SOLOK SELATAN – Sebanyak 3 unit Base Transceiver Station (BTS) atau Menara Telekomunikasi bantuan BAKTI Kominfo di Solok Selatan kurang berjalan dengan baik, sehingga tidak dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal. Ketiga BTS tersebut terletak di Kecamantan Sangir Batang Hari. Didaerah Talantam, Muaro Sangir, dan Dusun Tangah,

Kondisi tersebut diutarakan oleh Kadis Kominfo Kabupaten Solok Selatan, Firdaus Firman dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo RI di Padang, Selasa (27/9/2022).

Read More

“Dari tinjauan lapangan dan juga keluhan masyarakat, 3 BTS Bakti di Solok Selatan kurang berjalan optimal. Terutama untuk penggunaan internet, dimana sinyal 4G ada, tapi tidak bisa digunakan untuk internet. Dan ini sering disebut masyarakat sinyal hantu,” terang Kadis Kominfo Firdaus.

Hal ini menurutnya, diduga akibat jumlah pengguna di tiga titik BTS Bakti tersebut semakin hari semakin meningkat. Namun tidak diimbangi dengan peningkatan bandwitch dan upgrade perangkat dari Bakti Kominfo

Ia menambahkan bahwa jika dalam kondisi hujan, seringkali sinyal menjadi hilang. Dan jika ada kerusakan, perbaikan juga relatif memakan waktu yang lama.

Firdaus juga menyampaikan permasalahan blankspot yang terjadi di 39 titik blankspot (Jorong/Dusun) yang ada di daerahnya. Dimana jumlah tersebut mencapai hampir 15% dari total 275 jorong/dusun yang ada di Solok Selatan.

Berbagai upaya menurutnya terus diupayakan pemkab dalam mengatasi berbagai persoalan tersebut. Pihaknya juga terus mengaku berkomunikasi dengan berbagai pihak, baik Bakti Kominfo, Komisi I DPR RI, PT. Telkom, Telkomsel, serta yang terbaru dengan pihak IconNet

Menanggapi itu, Direktur Layanan TI Masyarakat dan Pemerintah BAKTI Kemenkominfo, Danny Januar mengakui bahwa di tengah keterbatasannya, BAKTI belum bisa melakukan penambahan bandwitch atau kapasitas internet terpasang di berbagai BTS yang ada.

Kemudian terkait daerah blankspot, ia turut mendorong pihak Diskominfo Provinsi Sumatera Barat untuk melakukan pertemuan khusus dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan para operator seluler, untuk menjajaki berbagai kemungkinan kerjasama yang dapat dilakukan dengan pemerintah daerah.

Manager Network Telkomsel Areal Padang, Andi Suapril, turut mendukung upaya-upaya bersama dalam mengentaskan daerah blankspot di Sumbar khususnya.

“Bisa jadi nanti skemanya daerah bantu penyediaan lahan dan pendirian menaranya, dan pihak operator seluler yang memasang perangkatnya. Dan ini tentu perlu kajian dan survey lapangan nantinya,” ujar Andi.

Andi juga mengaku, bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan ke Solok Selatan untuk melakukan survey lapangan terkait penjajakan kerjasama ini.

Kunker spesifik Komisi I DPR RI tersebut, dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto beserta sejumlah anggota. Turut hadir Jajaran BAKTI Kominfo, Kadis Kominfo Pemprov Sumbar, sejumlah Kadis Kominfo Kab/Kota se-Sumbar, serta para penyedia operator seluler. (rls)

Related posts