Di Undang Kompas Media Group, Wako Ungkap Strategi Pemulihan Ekonomi Ditengah Pandemi

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Di undang Kompas Media Group, Walikota Solok Zul Elfian Umar memanfaatkan momen tersebut untuk memaparkan dan ungkap strategi Pemerintah Daerah Kota Solok dalam melakukan pemulihan ekonomi saat dan pasca pandemi yang sedang melanda Kota Solok, Indonesia, dan dunia secara global.

Di hadapan presenter Kompas Media Group, Wako memanfaatkan peluang ini dengan bercerita seputar upaya Pemerintah Kota Solok dalam mencegah naiknya angka pengangguran akibat hantaman pandemi. Dimana pada masa pandemi tersebut banyak ekonomi masyarakat yang berhenti, stagnan, bahkan gulung tikar. Sementara kebutuhan makin besar, terutama biaya pendidikan, sandang dan pangan.

Read More

Di dampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok Happy Darmawan, Kepala Bagian Informasi Komunikasi Publik Alwa Dudi, dan Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan Setretariat Daerah Kota Solok Nurzal Gustim, Wako Solok memenuhi undangan Kompas Media Group dalam rangka audiensi Topping Program di Kantor Kompas Gramedia Group gedung unit II lantai 5, Senin (5/9/2022), Jalan Palmerah Selatan No. 20 – 28 Jakarta Pusat.

Saat pandemi, kata Wako, semua daerah di Indonesia mengalami goncangan hebat yang hampir saja membuat ekonomi masyarakat kolaps. Hal ini tidak saja dialami daerah lain, Kota Solok juga tidak lepas dari gempa ekonomi akibat mewabahnya pandemi di tanah air.

Tidak ingin pandemi ini mengganggu kehidupan masyarakat, Pemerintah Daerah Kota Solok menekankan pada setiap OPD disemua tingkatan, Satgas, termasuk Forkopimda dan Baznas untuk melakukan inovasi yang mampu mencarikan solusi agar ekonomi masyarakat kembali bangkit dan roda ekonomi terus berputar.

“Dalam pemulihan ekonomi ditengah pandemi ini, pemerintah fokus pada upaya mencegah masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak berlama-lama terpuruk dalam kegalauan ekonomi akibat pandemi. Seluruh OPD, Satgas, dan Forkopimda dan Baznas dikonsolidasikan untuk berinovasi mengatasi kebuntuan ekonomi agar kembali bergerak,” kata Wako.

Lebih lanjut Wako mengungkapkan, di antara upaya Pemko Solok dalam melakukan pemulihan ekonomi yaitu menviralkan GEBUKSAKUKU (Gerakan Seribu Koin Untuk Masyarakat Kurang Mampu). PERASSAKUKU (Pengumpulan Beras Untuk Masyarakat Kurang Mampu), LEMKADIRI (Lembaga Keuangan Dirumah Ibadah), PEKAT TERBUNTING (Pembiayaan Bagi Masyarakat Terjerat Bunga Tinggi), dan RAPI SAKU (Rantang Peduli Bagi Saudaraku Kurang Mampu).

“Ternyata setelah dijalankan, inovasi ini mendapat respon cukup baik dari masyarakat. Dan banyak yang menyumbangkan hartanya untuk membantu masyarakat kurang mampu dan hampir jatuh miskin akibat pandemi. Karena itu, kami mengundang Keluarga Nusa Raya untuk datang ke Kota Solok dan melihat langsung kondisi masyarakat Kota Solok,” ujarnya.

Related posts