Didampingi Bupati Tenaga Ahli Menteri Kesehatan RI Kunjungi Nagari Situjuah Batua

  • Whatsapp
Dr dr Andani Eka Putra, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, dan rombongan di Nagari Situjuah Batua. Jumat (20/8/2021).

 

 

Read More

LIMAPULUH KOTA, MINANGKABAUNEWS,- Tenaga Ahli Menteri Kesehatan RI Dr dr Andani Eka Putra, M.Sc yang juga kepala Labor Unand sekaligus tim pakar pengendaliaj covid-19, berkunjung ke Situjuah Batua, Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (20/8/2021).

Andani memuji, penanganan covid di Situjuah Batua dan meminta nagari lain di Sumbar. “Banyak di nagari yang tak bermasker. Tapi tidak dengan Situjuah Batua, perlu belajar ke sini,” kata Andani.

Andani menyebut di daerah khususnya sumbar sudah terdapat 3 jenis mutasi atau varian covid. Yakni varian D614G, varian B1.466.2 dan varian Delta yang perlu diwaspadai bersama. Ia melihat ada hubungan yang jelas antara pergerakan varian dengan peningkatan kasus.

Dijelaskan Tenaga Ahli Menteri Kesehatan RI itu, di Sumbar sudah terjadi tiga kali puncak panularan covid. Yaitu periode September-November 2020, periode April-Mei 2021 dan Juni sampai sekarang.

Mutasi varian D614G di Sumbar mendominasi pada Juli 2020-Februari 2021. Kemudian varian B1.466.2 atau varian lokal muncul pada periode Januari-Juli 2021 dengan puncak sekitar April-Mei 2021.

Andani menjelaskan perbedaan utama varian delta dengan varian lain, adalah penyebarannya yang lebih cepat. Varian D614G menyebar dari satu orang yang terinfeksi menyebar pada 2-3 orang. Sementara, kalau varian delta, dari satu orang bisa menyebar sampai ke 6 orang, 6 orang ke 36 orang dan seterusnya.

“Awal bulan Agustus diperkirakan semua sudah varian Delta. Varian Delta ini lebih cepat menyebarnya” ujar Andani.

Lanjut menurutnya, pola penanganan Covid-19 di Nagari Situjuah Batua bisa menjadi salah satu nagari role model dalam penanganan Covid-19. Selain itu, pertanggungjawaban pengunaan Dana Desa dalam penangan Covid-19 di Situjuah Batua, serta dokumentasi kegiatan penanggulangan Covid-19 di Situjuah batua terlaporkan dan terpublikasi dengan baik.

“Layak menjadi role model. Tidak saja penerapan protokol kesehatan yang baik di nagari ini, menajemen kegiatan dan penggunaan dana untuk penanganan Covid-19 juga sangat baik,” sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo mengatakan tidak dipungkiri pembatasan kegiatan masyarakat masa pandemi berdampak kepada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Limapuluh Kota secara umum. Termasuk dunia pendidikan yang belum maksimal untuk melakukan belajar tatap muka di sekolah.

Safaruddin menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terus berupaya maksimal dalam melakukan berbagai inovasi kebijakan penanganan pada masa pandemi Covid-19, tanpa mengesampingkan kebijakan yang telah di keluarkan oleh pemerintah pusat.

“Ini tanggungjawab pemerintah daerah kepada masyarakat. inovasi ini merupakan kebijakan. Diantaranya kebijakan pemulihan berbagai sektor yang ada dan pelayanan masyarakat,” Sebut Safaruddin didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Limapuluh Kota Ny. Nevi Safaruddin.

Dirinya juga mengapresiasi pola penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Nagari Situjuah Batua. Mulai dari PSBB dan PPKM yang diberlakukan di wilayah tersebut. Bupati juga menghimbau kepada setiap Pemerintah Nagari agar tetap baik dan jangan salah dalam penggunaan anggaran Covid-19.

“Proporsikan dana nagari masa pandemi Covid-19 ini dengan baik agar penggunaan nya tepat sasaran dan tidak cacat hukum,” tegas bupati.

Sementara itu, Wali Nagari Situjuah Batua Dhon Vesky Datuak Tan Marajo kepada awak media, berterimakasih kepada Pemkab Limapuluh Kota bersama rombongan Tenaga Ahli Menteri Kesehatan RI yang berkunjung ke Nagari Situjuah Batua.

Dikatakannya, program-program penerapan protokol kesehatan di Situjuah Batua merupakan buah dari kebersamaan segenap lembaga nagari dan seluruh anak nagari Situjuah Batua. Baik yang berada di kampung halaman, maupun yang sedang berjuang di perantauan.

“Kita ikuti arahan Dr Andani dalam penanganan dan penerapan protokol kesehatan. Hal ini terwujud berkat kebersamaan Pemnag bersama masyarakat. Tidak terlepas dukungan pemerintah Kecamatan Situjuah Limo Nagari dan support dari berbagai komponen,” Tutup Dhon Vesky Datuak Tan Marajo.

Dalam kesempatan itu, Dr dr Andani Eka Putra, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, Walinagari Situjuah Batua dan rombongan meninjau Rumah Isolasi pasien Covid-19 untuk warga terkonfirmasi positif masa karantina mandiri.

 

Related posts