Difasilitasi Polres 50 Kota dan Pemkab, Ribuan Warga Ikuti Gebyar Vaksinasi Tanggulangi Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp
Polres Limapuluh Kota fasilitasi kegiatan Gebyar Vaksinasi di halaman kantor bupati setempat, Selasa (22/6). (Foto: Humas Polres 50 Kota)

MINANGKABAUNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Polres Limapuluh Kota, Sumatera Barat bekerjasama dengan pemerintah daerah ikut serta dan terus konsisten melakukan penanganan pencegahan penyebaran virus Covid-19. Salah satunya dengan menyukseskan program vaksinasi nasional.

Di Kabupaten Limapuluh Kota, kegiatan Gebyar Vaksinasi dilaksanakan di halaman Kantor Bupati, kawasan Sarilamak, Kecamatan Harau, sepanjang Selasa (22/6) kemarin. Tercatat sebanyak 1.008 masyarakat mengikuti vaksinasi. Uniknya, kegiatan tersebut difasilitasi langsung Polres Limapuluh Kota bekerjasama dengan pemerintah daerah.

Read More

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso melalui Wakapolres Kompol Russirwan sbelumnya terus mengimbau kepada seluruh jajarannya mulai dari kabag, para kasat dan seluruh kapolsek dan para personil agar selalu mendorong serta mendampingi masyarakat berpartisipasi aktif mendapatkan vaksin.

Termasuk di lingkungan Bhayangkari, keluarga, tetangga serta warga lainnya. Pihaknya juga meminta peran niniak mamak di nagari (Desa Adat), alim ulama, tokoh msyarakat dan pemuda untuk berpartisipasi pada program pencegahan melalui vaksinasi Covid-19. Selama ini, kepolisian selalu berada di garda terdepan dalam penegakan aturan terkait protokoler Kesehatan Penanganan Virus.

“Peran para tokoh di setiap nagari sangat kita harapkan untuk mensukseskan program ini. Selain itu seluruh jajaran Polsek bekerja secara maksimal mengedukasi serta mendampingi masyarakat yang ada di seluruh wilayah Polsek. Ini salah satu bentuk tindakan aktif kita dalam menyukseskan program pemerintah, tentang vaksinasi nasional guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas Wakapolres, Kompol Russirwan.

Gebyar Vaksin tersebut, juga diikuti Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo. Bupati menyatakan dirinya selesai di vaksin Covid– 19. Bupati terlihat ikut mengantri bersama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Limapuluh Kota, Safrijon Azwar, Kemenag dan Forkopimda, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemkab dan masyarakat umum di bawah tenda yang disediakan Polres Limapuluh Kota, Polres Payakumbuh dan BPBD Limapuluh Kota.

“Saya sudah divaksin. Tadi bersama Ketua MUI, Kemenag dan Forkopimda. Selain ini menjadi bukti kepada masyarakat bahwa vaksin menimbulkan dan menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh terhadap virus corona. Kegiatan ini merupakan langkah perbaikan, pemulihan dan menekan angka penyebaran dan paparan Covid-19,” ungkap Bupati usai mengikuti program Gebyar Vaksinasi.

Ketua MUI Limapuluh Kota Safrijon Azwar menyebut, MUI terus mendesak pemerintah terus mengikhtiarkan ketersediaan vaksin Covid-19 yang halal dan suci. MUI juga mengimbau umat Islam berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan pemerintah guna mewujudkan kekebalan masyarakat, agar terbebas dari wabah Covid-19.

“Termasuk pemulihan ekonomi masa pandemi dapat berjalan dengan baik. Saya juga sudah di vaksin. Langkah kita bersama pemerintah untuk terus berupaya dalam menekan angka paparan virus corona dan membebaskan umat dari pandemi,” kata Safrijon.

Ditambahkannya, MUI resmi mengeluarkan fatwa kehalalan vaksin virus corona (Covid-19) produksi Sinovac pada bulan Januari 2021 lalu. Hal tersebut tertulis dalam Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2021. Penerbitan fatwa tersebut telah mempertimbangkan proses hasil audit LPPOM MUI.

Terdapat 5 alasan yang mendasari fatwa MUI ini termasuk karena kebutuhan kondisi mendesak yang menduduki kondisi darurat. Keterangan ahli tentang adanya bahaya (risiko fatal) jika tidak segera dilakukan vaksinasi Covid-19, serta ketersediaan vaksin Covid-19 yang halal dan suci tidak mencukupi guna ikhtiar mewujudkan kekebalan masyarakat.

“Selain itu ada jaminan keamanan penggunaan oleh pemerintah, seluruhnya melalui rangkaian pertemuan dan pertimbangan MUI hingga vaksinasi ini halal dan suci untuk digunakan masyarakat,” ungkap Safrijon. (akg)

Related posts