Dinas Pangan Kota Solok Uji Sampel Sayuran di Pasar Raya Solok

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Jamin ketahanan dan keamanan pangan, sebagaimana diamanatkan Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pangan Kota Solok bersama Tim Terpadu Ketahanan dan Keamanan Pangan Kota Solok melakukan uji laboratorium residu pestisida pada sampel sayuran di Pasar Raya Solok.

Kepala Dinas Pangan Kota Solok Kusnadi, Sabtu (19/6/2021) ditemui MinangkabauNews.com menjelaskan Ketahanan Pangan adalah dimana terpenuhinya pangan oleh negara untuk rakyatnya sampai dengan perseorangan atau individu.

Read More

“Terpenuhi disini diantaranya tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut Kusnadi menyebutkan Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan pencemaran residu pestisida, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi.

“Pencemaran tersebut bermacam ragamnya. seperti biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia,” sebutnya.

Selain itu, kata Kusnadi, Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, menekankan Pemerintah berkewajiban menjamin penyelenggaraan keamanan pangan di setiap rantai pangan secara terpadu.

“Salah satu caranya adalah dengan pemberian jaminan keamanaan dan mutu pangan, sehingga kemurnian dan keamanan suatu produk dapat dipertanggung jawabkan ditengah masyarakat,” ujarnya.

Related posts