Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi Tinjau Lokasi Bungker Jepang, Ada Apa?

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, BUKITTINGGI – Menyikapi informasi yang didapat, terkait Bungker Jepang, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, langsung turun cek informasi ke Kelurahan Bukik Canggang Kayu Ramang. Hal ini disampaikan Kasi Cagar Budaya dan Peninggalan Sejarah, Fakhri, S.S kepada Minangkabaunewscom, Senin (25/10/2021).

“Kami diterima teman-teman di Kelurahan Bukik Canggang Kayu Ramang, pihak Kelurahan mencarikan informan, Suharnel Dt.Basa, dengan beliaulah kita kesana meninjau objek tersebut,” ujarnya.

Read More

Menurut keterangan Bapak Suharnel, objek ini sudah lama, tempat ini dulu digunakan sebagai Bungker Amunisi dan Komunikasi dimasa Jepang.

“Kami diajak kesana, menurut Suharnel potensi ini bagus untuk dikembangkan, karena letak posisinya agak tertinggi di atas tebing, keadaan objek ini banyak ditumbuhi semak belukar, dengan dua pintu masuk, dimana pintu pertama ditutupi oleh seng dan pintu kedua ditutupi dinding rumah dengan seng sehingga tidak bisa kami lihat kondisinya,” jelas Fakhri.

Ia menambahkan pintu masuk pertama kita bisa melihat kondisi didalamnya sudah banyak tumpukan sampah.

“Diatas bangun itu ada dua lubang angin, saat kami cek, hanya satu yang ditemukan, karena sudah banyak ditumbuhi semak, jadi lubang yang satu lagi belum ditemukan karena perlu pembersihan lebih lanjut,” imbuh Fakhri

Kabid Kebudayaan, Mul Akhiar menyampaikan, target dari rencana kunjungan yang telah kita laksanakan kemarin bersama Kasi Cagar Budaya dan Peninggalan Sejarah, karena kondisinya sangat memprihatinkan, akan dibentuk tim untuk membersihkan.

“Kita berupaya untuk membersihkan lokasi bersama masyarakat dan lembaga yg ada di Kelurahan, agar kebersamaan akan mewujudkan suatu Sejarah yang bermakna bagi generasi yang akan datang serta menambah khasanah ilmu Sejarah, bagaimana kondisi daerah kita semasa penjajahan dan perjuangan,” terang Mul Akhiar.

Pengelolaannya nanti akan diusahakan dibawah pengelolaan Inyiak Suharnel Dt.Basa, setelah dikondisikan, dukungan finansial memungkinkan untuk itu.

“Kita berharap Bungker Jepang ini dijadikan Situs Cagar Budaya Perjuangan bangsa, dan efeknya nanti kunjungan Destinasi ke Bukittinggi semakin ramai, ekonomi masyarakat hidup di sekitar itu,” tutupnya.

Related posts