Dinas PMPTP Padang Pariaman Bahas Tambak Udang Tanpa Izin

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG PARIAMAN – Udang merupakan salah satu primadona ekspor yang memiliki posisi yang sama dengan ikan tuna. Banyaknya investor yang ingin menanam modal tambak udang di wilayah pesisir Kabupaten Padang Pariaman, membuat masyarakat berlomba-lomba untuk merekomendasikan lahannya sebagai lahan tambak udang. Meski demikian, masih banyak lahan yang belum mengantongi izin dari Pemerintah Daerah.

Menyikapi hal ini, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perizinan (DPMPTP) mengadakan rapat pembahasan mengenai tambak udang tanpa izin, guna menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (7/1/2022).

Read More

Pelaksana tugas Kepala DPMPTP, Fakhriati, menerangkan, data tercatat 17 tambak udang yang sudah memiliki izin.

Sementara itu, ada 8 tambak udang yang baru hanya memiliki kesesuaian tata ruang, 1 tambak udang yang sedang dalam proses menunggu rekomendasi kesesuaian tata ruang, 14 tambak udang yang tidak direkomendasikan, 11 tambak udang yang belum bisa dilanjutkan.

“Memang ada 14 pengusaha tambak yang belum mengurus izin,” terang Fakhriati.

Kepala Dinas Perikanan, Zainil mengatakan, meski potensi usaha tambak udang hari ini cukup menggiurkan dan masuk dalam program penguatan ekonomi masyarakat di kawasan pesisir kabupaten Padang Pariaman, namun pada kenyataannya beberapa belum memenuhi prosedural daya dukung lingkungan dan beberapa yang sudah berdiri bahkan belum melakukan pengurusan izin sesuai dengan RT/RW yang berlaku.

“Mendirikan tambak udang ada tiga titik fokus yang harus diperhatikan, yakni dari segi ekonomi, hukum, dan perizinan,” kata Zainil.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Jon Kennedi, mengatakan, lokasi tambak udang tidak terlepas dari kawasan wisata, tentu perlunya penegasan kepada Pemerintah Nagari untuk pengawasan terhadap kawasan tambak illegal.

Dari rapat tersebut diperoleh kesimpulan bahwa terdapat 245 hektar calon lokasi tambak udang yang direkomendasikan. Selain itu, perlunya pengoptimalan kembali lahan untuk lokasi tambak udang tersebut.

Seluruh instansi terkait perlu berkoordinasi agar Januari 2022 seluruh tambak udang di Kabupaten Padang Pariaman telah berstatus legal.

Related posts