Dinkes Kota Solok Sosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kawasan Tanpa Rokok

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Dinas Kesehatan Kota Solok gelar sosialisasi Peraturan Daerah Kota Solok Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Balaikota Solok.

Merokok pada intinya sangat merusak kesehatan. Bukan saja untuk perokok aktif, perokok pasif juga sangat rentan mengalami gangguan pernapasan dan kerusakan paru-paru dalam jangka panjang.

Read More

Antisipasi ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Ardinal, Kamis (24/6/2021), ditemui MinangkabauNews.com mengatakan akan memberlakukan Kawasan Tanpa Rokok dibeberapa titik di wilayah Kota Solok.

“Artinya tidak boleh ada kegiatan merokok di area yang dilarang oleh pemerintah terkait Perda No. 1 Tahun 2020. termasuk penjualan dan promosi rokok di kawasan yang telah ditentukan nantinya,” katanya.

Lebih lanjut Ardinal menyebutkan kawasan tanpa rokok tersebut meliputi fasilitas pelayanan kesehatan seperti RSU, Puskesmas, Klinik, tempat proses belajar mengajar seperti sekolah, Diklat, kursus serta bimbel. Kemudian tempat bermain anak, tempat beribadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan dengan Perda tersebut.

“Pada tempat yang ditetapkan pada aturan tersebut dilarang keras untuk merokok. Jika ada pelanggaran akan dikenakan sanksi berupa denda maupun bentuk hukuman lainya yang disepakati,” ujarnya.

Dikatakan Ardinal, Rumah Sakit seharusnya menjadi tempat yang sehat dan higienis, namun kenyataannya penetapan Kawasan Tanpa Rokok masih dilanggar dan butuh sosialisasi.

“Kondisi ini disebabkan ketidaktahuan masyarakat bahwasanya kawasan tersebut bebas rokok. Kedepan Perda ini harus disosialisasikan kepada masyarakat dengan baik dan secara berkesinambungan,” katanya.

Related posts