Dinkes Kota Solok Sosialisasikan SILACAK Pada TNI/Polri

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Dinas Kesehatan Kota Solok Sosialisasikan penggunaan aplikasi SILACAK (Sistem Informasi Pelacakan) pada jajaran TNI/Polri, terutama pada Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat se-Kota Solok.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Ardinal, Sabtu (12/6/2021) dihubungi MinangkabauNews.com via selularnya mengatakan aplikasi SILACAK merupakan aplikasi yang bisa digunakan untuk melacak (tracing) serta mengidentifikasi waktu dan tempat dari orang-orang yang kontak dengan penderita COVID-19.

Read More

Selain itu, SILACAK juga menginformasikan orang-orang yang mungkin terpapar virus, dan mengisolasi orang-orang yang terjangkit COVID-19 untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

“Tracing atau pelacakan adalah bagian dari upaya 3T, melengkapi Testing dan Treatment, yang dilakukan pemerintah sebagai bagian penanganan COVID-19. Dalam hal ini yang menjadi sasaran langsung sebagai pelacak (Tracer) Babinsa, Babinkantibmas, dan petugas Surveilans Puskesmas sebagai petugas pengolah data,” kata Ardinal

“Dengan adanya pelacakan (Tracer) akan memudahkan petugas kesehatan dalam memantau orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi”, tambahnya.

Lebih lanjut Ardinal mengungkapkan SILACAK dilaksanakan dalam rangka penerapan Surat Edaran Kemenkes RI Nomor 817 tahun 2021 tentang Peningkatan Tes, Lacak dan Isolasi.

“Diharapkan sosialisasi yang dilakukan dapat meningkatkan cakupan 3T yang selama ini dinilai masih cukup rendah,” ungkap Ardinal.

Related posts