Dinpar Sumbar: Sadar Wisata dengan Keterlibatan Masyarakat dapat Dongkrak Kunjungan Wisatawan

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, PADANG — Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Luhur Budianda mengungkapkan, gerakan sapta pesona wisata harus terus dikampanyekan kepada seluruh warga masyarakat Sumbar dan masyarakat disekitar daya tarik wisata. Jika masyarakatnya ramah menyambut wisatawan, maka akan banyak wisatawan yang dating di kemudian hari, dan dampaknya juga pada masyarakat sekitar yang penghasilannya tergantung pada keberadaan daya tarik wisata.

Katanya, Pengelolaan destinasi wisata yang baik dan profesional akan menggerakkan sadar wisata dan sapta pesona. Dimana sapta pesona, diarahkan untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata, meliputi 7 unsur yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.

Read More

Sedangkan sadar wisata didefinisikan sebagai konsep partisipatif seluruh komponen masyarakat. Jika itu mewujud, diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, karena ekonominya meningkat pula berkat terciptanya iklim kondusif di sektor pariwisata.

Hal itu dikemukakan Luhur Budianda, Kadispar Sumbar, pada Senin, 3 Juli 2023. Saat itu dia berbicara di hadapan peserta Bimbingan Tekhnis Sadar Wisata di Grand Basko Padang

Luhur menjelaskan Memajukan destinasi wisata akan menggerakkan perekonomian di daerah. Lapangan kerja baru akan terbuka luas, disertai kesempatan kerja yang lebih banyak bagi masyarakat.

Wisatawan dapat lebih tertarik berkunjung dengan tingkat kunjungan lebih tinggi, minimal 3 hari dalam sekali perjalanan. Namun, tanggung jawab memajukan dan mengembangkan kepariwisataan bukan semata dibebankan kepada pengelola.

Masyarakat justru punya peranan penting mengokohkan kesadaran, bahwa potensi pariwisata adalah peluang besar untuk dijual. Pengelola desa wisata berkontribusi membangun pola pikir masyarakat sadar wisata.

Ada dua strategi peningkatan kunjungan wisatawan dengan dua cara yakni meningkatkan length of stay dan spend of money harus ditingkatkan.

Anggota DPRD Sumbar, Leli Arni mengatakan, pemerintah terus mendorong peningkatan sektor pariwisata di seluruh wilayah Sumbar guna memberikan efek peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah wisata.

“Sektor pariwisata menumbuhkan perekonomian di sekitar objek wisata, misalnya wisatawan yang akan berkunjung ke lokasi wisata tidak hanya menikmati wisatanya saja melainkan dapat menikmati hasil industri kreatif dan UMKM masyarakat setempat,” ungkapnya.
Kabid SDPE Dinpar Sumbar, Raymon
mengatakan Industri pariwisata dibangun dengan harapan wisatawan semakin banyak berkunjung dan membelanjakan uangnya, kondisi inilah yang menyebabkan banyak negara berkembang berupaya memajukan sektor pariwisata dengan memperbaiki infrastukrur pariwisata, tidak terkecuali Sumbar.

Menurut dia, dalam upaya meningkatkan pengelolaan destinasi pariwisata perlu sinergitas dan harus didukung keterpaduan infrastruktur dan aksesbilitas.

Kegiatan Bimtek Sadar Wisata hari ini digelar selama dua hari 3-4 Juli 2023 sebanyak 90 orang dari Dharmasraya dan Sijunjung.

Kegiatan ini terselenggara berkat dana pokir dari Anggota DPRD Sumbar Leli Arni.


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts