MINANGKABAUNEWS.con, PADANG — Angin segar berhembus dari lantai Hotel Mercure Padang, Sabtu (28/2). Di tengah hiruk-pikuk Musyawarah Daerah (Musda) PAN ke-VI Sumatera Barat, semangat kebangkitan partai berlambang matahari itu terasa begitu kuat — bukan sekadar seremonial, tapi sebuah tekad yang membara untuk kembali berjaya di tanah Minangkabau.
Wakil Ketua DPW PAN Sumbar, Ade Herdiwansyah, tampil dengan pernyataan yang langsung menyedot perhatian masyarakat. Ia menegaskan bahwa Musda kali ini bukan sekadar ajang pergantian pengurus biasa, melainkan momentum melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang progresif dan siap membawa Sumatera Barat ke arah yang lebih baik.
“Musda ini melahirkan calon-calon pemimpin yang baru dan progresif untuk Sumbar yang lebih baik,” ujar Ade dengan penuh keyakinan.
Lebih dari itu, Ade mengingatkan seluruh kader akan akar historis PAN sebagai partai yang lahir dari rahim reformasi. Baginya, komitmen menjaga demokrasi dan keberpihakan kepada rakyat bukan sekadar jargon, melainkan DNA perjuangan yang tak boleh luntur sampai kapan pun.
Dan PAN Sumbar tak datang tanpa amunisi. Target konkret pun dicanangkan: 100 kursi legislatif di tingkat kabupaten/kota, sekaligus mengisi seluruh daerah pemilihan legislatif di tingkat provinsi. Sebuah target yang ambisius, tapi menurut Ade, bukan mustahil untuk diraih.
Kunci dari semua itu, kata Ade, ada pada satu hal — kebersamaan. Dukungan dari seluruh elemen kader dan masyarakat menjadi syarat mutlak yang tak bisa ditawar.
“Saya yakin di bawah kepemimpinan Arisal Aziz, PAN kembali berjaya di Sumatera Barat,” tegasnya optimistis.
Musda ke-VI ini pun menjadi penanda babak baru bagi PAN Sumbar — bukan hanya memilih pemimpin, tapi menyalakan kembali nyala perjuangan untuk merebut hati rakyat Minangkabau.
