Dua Anak Terbaik Sumbar Lolos Paskibraka Nasional, Siap Kibarkan Merah Putih di Istana!

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Sumatera Barat patut berbangga! Dua putra-putri terbaiknya berhasil menembus seleksi ketat dan lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional 2026. Mereka adalah Ahmad Alfatih dari Kabupaten Agam dan Ulya Kirena Halim dari Kota Padang Panjang.

Kabar menggembirakan ini menjadi bukti nyata bahwa bibit-bibit unggul Sumbar terus lahir dan siap bersaing di kancah nasional. Setelah melalui rangkaian seleksi panjang yang dimulai sejak tingkat provinsi, kedua nama ini akhirnya dinyatakan lolos verifikasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 15–19 Juni 2026 di Jakarta.

Perjalanan mereka tidaklah mudah. Dari 86 peserta terbaik yang berasal dari 19 kabupaten/kota se-Sumbar, hanya enam orang yang terpilih mewakili daerah dalam seleksi nasional. Dan dari enam itulah, dua nama terbaik dinyatakan layak mengemban amanat suci sebagai pengibar bendera pusaka di Istana Negara.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumbar, Mursalim, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian ini. “Alhamdulillah, ada dua orang perwakilan kita yang lolos. Ini adalah hasil dari proses seleksi yang sangat ketat dan transparan, melibatkan berbagai unsur lintas lembaga,” ujarnya penuh haru.

Seleksi yang berlangsung pada 8–13 Mei 2026 di UPTD BKOM Pelkes Pemprov Sumbar itu menguji hampir seluruh aspek kepribadian. Mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan, Intelegensi Umum, pemeriksaan kesehatan mental dan fisik, parade, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Samapta, hingga penilaian kepribadian dan pantukhir. Semua dilakukan untuk memastikan bahwa yang terpilih adalah yang terbaik secara utuh—baik dari segi fisik, mental, maupun nasionalisme.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Baginya, ini bukan sekadar prestasi individu, melainkan cermin keberhasilan pembinaan generasi muda di ranah Minang. “Ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Artinya, pembinaan generasi muda di Sumatera Barat berjalan baik dan mampu melahirkan putra-putri terbaik yang siap membawa nama daerah di tingkat nasional,” tegasnya saat ditemui di Padang, Selasa (23/6/2026).

Mahyeldi juga menegaskan komitmen Pemprov Sumbar untuk terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai program lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, seleksi Paskibraka bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wahana pembentukan disiplin, jiwa kepemimpinan, dan cinta tanah air yang harus terus digelorakan.

Kini, dua putra-putri terbaik Sumbar itu akan menjalani Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) selama kurang lebih 45 hari di Desa Bahagia pada Juli hingga Agustus 2026 mendatang. Di sanalah mereka akan ditempa, diasah, dan dipersiapkan untuk menjalankan tugas sakral: mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih dalam Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.

Sementara itu, peserta lainnya yang lolos di tingkat provinsi tetap akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan pada 1–18 Agustus 2026 di UPTD BKOM Pelkes Provinsi Sumbar sebagai bagian dari pembinaan generasi muda daerah.

Keberhasilan ini menjadi simbol bahwa Sumatera Barat tidak hanya kaya akan budaya dan adat, tetapi juga subur melahirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa nasionalis. Dua nama—Ahmad Alfatih dan Ulya Kirena Halim—telah menorehkan sejarah baru dan siap membawa harum nama ranah Minang di panggung nasional.

Selamat bertugas, putra-putri terbaik Sumbar! Kibarkan Merah Putih dengan gagah berani, karena seluruh rakyat Sumbar akan menyaksikan kebanggaan itu dari sana.

Related posts