Dua Prajurit Ditembak KKB, 1 Gugur, Inilah Respon Panglima TNI Jenderal Andika

  • Whatsapp
Panglima TNI Andika Perkasa.

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA — Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa buka suara soal insiden penembakan dua prajurit TNI di Yahukimo, Papua.

Penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Jumat (3/12/2021) itu menewaskan seorang prajurit TNI dan melukai satu lainnya.

Read More

Satu anggota TNI yang gugur dalam penembakan tersebut ialah Sersan Dua Serda Putra Rahaldi yang terkena tembakan di bagian dada sedangkan Prajurit Kepala Suheri terluka.

Melansir dari KOMPAS TV, Senin (6/12/2021), Andika mengaku sangat menyesalkan aksi penembakan yang menewaskan satu anak buahnya tersebut.

“Ini memang sangat kami sesalkan, karena apapun alasan dan tujuannya, di Indonesia ini kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” tuturnya.

Andika menyampaikan hal tersebut usai melakukan kunjungan kerja di Surabaya yakni meninjau Kapal Selam KRI Ardadedali 404 di Komando Armada Koarmada 2 Surabaya.

Menurut Andika, penembakan tersebut telah melecehkan nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya tidak boleh terjadi.

Pasalnya, lanjut Andika, saat kejadian kedua anggota yang bertugas di Koramil Suruh-suruh itu sedang beraktivitas normal yakni mengambil air.

Andika menduga KKB memang sebelumnya sudah merencanakan tindakan yang akhirnya melukai dan merenggut nyawa anggota TNI tersebut.

Pihaknya kini akan melakukan tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sementara kepada korban tewas, Andika memberikan penghormatan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat lebih tinggi yakni menjadi Sersan Satu Anumerta Putra Rahaldi.

Jenazah korban kini telah dievakuasi dan akan dilakukan pemakaman secara militer di daerah asalnya, Aceh.

Related posts