Dugaan Korupsi Hotel Balairung, Mahasiswa Minang Laporkan ke KPK

  • Whatsapp
Rianda (Foto. Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA – Aliansi Mahasiswa Minang mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Mahasiswa Minang itu melaporkan dan meminta KPK mengusut dugaan Korupsi PT. Balairung Citrajaya Sumbar menggunakan APBD sumatera barat.

“Kami datang ke KPK RI ini melaporkan dugaan korupsi yang dilakukan oleh BUMD Provinsi Sumbar yaitu PT. Balairung Citrajaya Sumbar, data korupsi ini merupakan hasil temuan BPK RI,” ujar Rianda, selaku Koordinator Aliansi Mahasiswa Minang Sumatra Barat, Kami (17/6/2021) di Jakarta.

Read More

Lanjut, ia mengatakan tindakan dugaan korupsi ini, setidaknya ada 11 poin temuan, diantaranya, kerugian APBD Sumbar per 2019 sebanyak 34 M.

Selain itu, ia juga menuturkan temuan BPK terhadap aliran fee komisi sebesar Rp 414 juta yang tidak sesuai aturan dan juga ada temuan terhadap THR direksi dan komisaris sebesar Rp. 106 juta.

“Padahal harusnya Hotel Balairung Selaku BUMD Provinsi Sumbar bisa Menambah income Sumatera Barat, ini malah membuat kerugian sampai 34 M, padahal tingkat unian hotel balairung ini selalu diatas 50 persen dan juga berlokasi strategis,” ucapnya.

“Alhamdulillah laporan sudah kami masukan, harapan kami semoga KPK serius dalam membasmi Korupsi yang ada di PT Balairung Citrajaya Sumbar,” sambung pria yang akrab disapa Rian.

Ia juga menyampaiakn, jika PT. Balairung Citrajaya Sumbar rugi terus, “Mending Hotel Balairung ini dijual, uang ratusan miliar itu bisa digunakan untuk pembangun jalan yang banyak rusak di Sumatera Barat,” katanya.

Related posts