Duh Gawat! BMKG Keluarkan Peringatan Serius di 30 Kota Ini

Ilustrasi Cuaca Ekstrim (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi ada dua Bibit Siklon Tropis tumbuh di Belahan Bumi Utara (BBU) Indonesia.

Kemunculan bibit siklon tersebut terdeteksi melalui pantauan Jakarta Tropical Cyclone Tropis (TCWC).

Read More

Oleh karena itu, BMKG meminta masyarakat di 30 provinsi untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga deras.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menuturkan ada prakiraan intensitas kedua bibit siklon itu akan meningkat dalam 24 jam ke depan.

“Bibit Siklon 98W dan 99W bergerak ke arah Utara-Barat Laut menjauhi wilayah Indonesia dan diprakirakan intensitas keduanya meningkat dalam 24 jam ke depan,” ujarnya, Senin (25/10/2021).
Menurutnya, bibit siklon 98W dalam 24 jam ke depan akan memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di tanah air.

Yakni berupa potensi gelombang laut dengan ketinggian 1,25 – 2,5 meter yang bisa terjadi di Samudera Pasifik Timur Filipina.

Sedangkan bibit siklon 99W akan memberi dampak tidak langsung berupa hujan sedang sampai lebat di sejumlah wilayah di Indonesia.

Yakni di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Guswanto memaparkan gelombang laut setinggi 1,25-2,5 meter bisa terjadi di Laut Natuna Utara, Perairan utara Kepulauan Natuna dan Perairan Kepulauan Subi-Serasan.

Sementara itu, lanjut Guswanto, gelombang laut dengan tinggi mencapai 2,5-4,0 meter dapat terjadi di Laut Cina Selatan.

Selain dua bibit siklon, cuaca di beberapa wilayah juga dipengaruhi oleh fenomena Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin yang terpantau aktif.

Kemudian juga dengan adanya pertemuan serta perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang dapat meningkatkan konvektifitas di atmosfer dan potensi pertumbuhan awan hujan.

Hal tersebut menyebabkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Berikut 30 provinsi yang terdampak pada periode 25-30 Oktober 2021:
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat
Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua

Related posts