Duka Kampung Pinang Terbakar, Pemerintah Sigap Bantu Rp20 Juta untuk Korban Bangkit Kembali

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Di tengah suasana duka pascamusibah kebakaran yang melanda Jalan Pulai Jati, Kampung Pinang, pada 12 Januari lalu, Pemerintah Kota Padang hadir memberikan sentuhan kepedulian. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara langsung menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) kepada tiga keluarga yang terdampak pada Jumat (16/1). Musibah itu sendiri ditaksir telah mengakibatkan kerugian materi mencapai Rp750 juta.

Bantuan senilai total Rp20 juta itu disalurkan dengan komposisi berbeda, disesuaikan dengan kondisi kepemilikian hunian. Aditiawarman (64), sebagai pemilik rumah yang hangus terbakar, mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta. Sementara itu, dua Kepala Keluarga lainnya yang berstatus sebagai penyewa masing-masing menerima bantuan sebesar Rp2,5 juta.

“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka adalah wujud nyata dari pelayanan dan kepedulian sosial,” ujar Maigus Nasir dalam penyerahan bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen program unggulan Padang Sigap dan Padang Melayani di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran.

Tak hanya bantuan dari APBD, kepedulian juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang yang memberikan bantuan tambahan senilai Rp1,5 juta untuk dibagikan kepada korban, baik pemilik rumah maupun penyewa. Langkah ini diharapkan dapat menjadi suntikan semangat bagi para korban untuk memulai proses pemulihan.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan membantu proses pemulihan pascakebakaran,” tambah Maigus Nasir sembari mengingatkan seluruh warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh arus pendek listrik.

Penyaluran bantuan ini menegaskan bahwa di balik musibah yang menghanguskan harta benda, semangat gotong royong dan respons cepat pemerintah hadir sebagai pelipur lara, mengantarkan harapan baru bagi warga Kampung Pinang untuk bangkit kembali.

Related posts