Dukung Pendidikan, BPK Penabur Akan Bangun Panti Asuhan untuk Anak Mentawai

(Foto: Pengeboran sampel tanah lokasi pembangunan Panti Asuhan KAUM di SP 2 Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara, Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM, MENTAWAI – Dukung dunia pendidikan khususnya pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumbar, Yayasan Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur akan membangun Panti Asuhan yang cukup bergengsi.

Yang mana pembangunan panti asuhan nantinya akan diperuntukkan terhadap anak anak panti asuhan Kasih Abadi Untuk Mentawai (KAUM) yang berlokasi di Jalan raya Km 2 Tuapejat.

Read More

Gedung panti asuhan KAUM akan dipindahkan, apabila bangunan baru yang berlokasi di SP 2 Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara rampung dikerjakan.

Pengawas kegiatan pembangunan Jefri S Kayai menyebutkan, bangunan yang akan dibangun oleh Yayasan BPK penabur, saat ini masuk tahap pengeboran kontur tanah yang akan diambil sampelnya lalu diuji di laboratorium Unand Padang.

Jefri menyebutkan, sebelum pembangunan berjalan, kita harus sudah melakukan pengeboran kontur tanah yang mana nantinya akan berpengaruh pada pemasangan kerangka bangunan.

“Hasil penelitian sampel kontur tanah tersebut telah dikirim di Laboratorium Unand untuk diuji, yang mana hasilnya kita akan menerima rekomendasi rekomendasi untuk dijadikan sebagai patokan untuk mendirikan bangunan”, ujar Jefry yang akrab disapa Zainap itu, Rabu (03/08/2022).

Ia mengatakan, pembangunan panti asuhan KAUM yang direncanakan memiliki ukuran bangunan dengan panjang 93 meter dan luas 25 meter. Dan program pembangunan sudah ditenderkan oleh kontraktor dari Padang, dan pekerjaan dimulai tahun ini, sebut Jefry.

Sekilas tentang Yayasan Badan Pendidikan Kristen (BPK) PENABUR, yang merupakan yayasan pendidikan, berdiri pada 19 Juli 1950 di Bandung, dan berada dibawah naungan Gereja Kristen Indonesia Sinode wilayah Jawa Barat.

Hingga saat ini, BPK PENABUR sudah melahirkan 164 sekolah yang tersebar di 15 kota yang ada di 4 provinsi (yaitu) Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten dan Lampung. Dan telah membentuk karakter anak anak bangsa yang akan menjadi generasi Indonesia yang produktif kedepannya. (Tirman)

Related posts