Dukung STBM, Dinkes Kota Solok Gelar Workshop

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Dukung STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), Dinas Kesehatan Kota Solok gelar workshop air minum hygienies dan sanitasi kepada pengusaha dan depot air minum di Kota Solok.

Kepala Bidang PP dan Kesmas Dinas Kesehatan Kota Solok dr. Pepy Ledy Soffiany, Senin (12/7/2021) ditemui MinangkabauNews.com di Laing mengatakan air bukan sekedar kebutuhan pokok makhluk hidup, tapi juga merupakan sumber daya alam. Sehingga keberadaannya perlu dimanfaatkan dan diawasi agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak membahayakan kesehatan manusia.

Read More

“Program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) merupakan program dengan memanfaatkan air minum yang berkualitas untuk proses pengolahan, penyimpanan dan pemanfaatan air minum dalam produksi makanan atau minuman bagi masyarakat” katanya.

Lebih lanjut dr. Pepy menyebutkan seiring dengan pertumbuhan dan pertambahan penduduk yang meningkat, maka kebutuhan akan air minum juga meningkat.

“Untuk memenuhi kebutuhan air minum penduduk memang tidak gampang. Dengan tingkat konsumsi air minum rata-rata 2,5 liter per hari pada masing-masing orang, maka penyedian air minum juga mengalami peningkatan,” ujarnya.

Selain itu, agar kebutuhan akan air minum dapat terpenuhi bukan hanya tanggungjawab pemerintah semata. Tapi pihak swasta dapat berperan dalam penyedian air minum.

“Keberadaan pihak swasta seperti Depot Air Minum dan pengusaha air minum kemasan harus ikut berperan agar kebutuhan air minum bisa terpenuhi dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.

Related posts