MINANGKABAUNEWS.com, PASAMAN BARAT – Dalam upaya mendorong pemanfaatan layanan digital kesehatan di kalangan muda, Duta Muda Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan asal Simpang Empat, Pasaman Barat, Tifani Humaira Zaki (16), mengajak generasi Z (Gen Z) untuk aktif menggunakan aplikasi Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).
Menurut Tifani, aplikasi tersebut memberikan banyak kemudahan bagi peserta dalam mengakses layanan Kesehatan. “Sebagai generasi muda, kita harus bisa memanfaatkan teknologi dengan baik.”
“Aplikasi Mobile JKN ini sangat membantu, terutama saat ingin berobat tanpa perlu antre lama. Cukup daftar melalui aplikasi dan langsung dapat nomor antrean,” kata Tifani dalam keterangannya, Senin (17/11/2025).
Dia menjadi peserta JKN sejak lahir mengaku telah merasakan langsung manfaat program JKN. Tifani menceritakan pengalamannya saat menggunakan Kartu BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan kesehatan di fasilitas tingkat pertama (FKTP).
“Program JKN ini sangat membantu masyarakat, termasuk keluarga saya. Terakhir saya menggunakan kartu JKN waktu berobat karena demam, pilek, dan batuk. Prosesnya mudah dan pelayanan di klinik mitra BPJS Kesehatan juga baik,” ujarnya.
Tak hanya itu, Tifani juga berbagi pengalamannya memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan. Sebelum datang ke fasilitas kesehatan (Faskes), dia terlebih dahulu melakukan pendaftaran melalui layanan Mobile JKN.
“Saya buka aplikasi, pilih menu Pendaftaran Pelayanan, lalu klik faskes tingkat pertama. Setelah itu langsung keluar nomor antrean, jadi ketika sampai di klinik saya tidak perlu menunggu lama,” jelasnya.
Menurut Tifani, fitur-fitur dalam aplikasi Mobile JKN sangat membantu peserta, terutama bagi kalangan muda yang terbiasa menggunakan teknologi digital. Dia juga mengaku sering memanfaatkan fitur Info Program JKN untuk mengetahui informasi seputar JKN dan Pendaftaran Pelayanan (antrean online) karena dinilai sangat praktis.
“Sebenarnya, selain aplikasi Mobile JKN, layanan Whatsapp PANDAWA juga sudah pernah saya gunakan. Menurut saya, semuanya bagus karena membantu masyarakat untuk mendapatkan kemudahan layanan,” ucap Tifani.
Selain menceritakan pengalamannya, Tifani juga menyampaikan pandangannya tentang prinsip gotong royong yang menjadi dasar program JKN. Dia menilai semangat tersebut perlu dijaga oleh generasi muda agar manfaat program ini terus berkelanjutan.
“Saya sangat setuju dengan prinsip gotong royong BPJS Kesehatan, karena dengan menjadi peserta, kita juga ikut membantu sesama yang membutuhkan. Ini bentuk kepedulian sosial yang penting untuk diteruskan,” katanya.
Tifani berharap agar BPJS Kesehatan terus meningkatkan inovasi dan menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui layanan digital.
“Saya berharap, BPJS Kesehatan terus memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat. Aplikasi Mobile JKN sudah sangat membantu, tinggal bagaimana kita mau memanfaatkannya dengan baik,” tutup Tifani Humaira Zaki mengakhiri. (*)






