Eka Putra: Kalau Bisa Cepat, Kenapa Harus Diperlambat?

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, TANAH DATAR-Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM ingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat, “kalau bisa dipercepat kenapa harus diperlambat,” tegas Bupati ketika rapat monitoring dan evaluasi kegiatan program pembangunan triwulan II Tahun Anggaran 2022, Kamis (28/07) di Aula Kantor Bupati setempat.

“Ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan, untuk menjadi pemikiran kita bersama yang akan kita tuangkan dalam bentuk program, kegiatan dan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Read More

Bupati Eka Putra ingatkan semua ASN untuk meluruskan niat dalam bertugas, apa yang kita kerjakan, apa tujuan bekerja, dan apa yang kita laksanakan tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat.

“Sering saya menyampaikan, mulai dari saya selaku Bupati sampai jajaran terendah, kita ini adalah pelayan masyarakat dan apa yang kita kerjakan dengan niat untuk kebaikan bersama sehingga akan bernilai ibadah. Jika programnya berhasil maka akan menjadi amal jahiriyah, bagi kita,” ucapnya.

Bupati Eka Putra sebut berbagai program dan kegiatan yang dibuat, untuk apa kalau tidak untuk kesejahteraan masyarakat, menghidupkan ekonomi masyarakat di daerah.

“Kita sebagai aparat yang melayani masyarakat bekerja sepenuh hati, penuh dedikasi dan disiplin jangan tanya apa yang akan kita dapatkan namun lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Terkait program dan kegiatan pada OPD dari hasil rapat monitoring dan evaluasi itu, disampaikan Bupati Eka Putra agar OPD segera menuntaskan jangan sampai diperlambat apalagi itu yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Richi Aprian, SH, MH menyampaikan agar OPD saling berkoordinasi jangan jalan sendiri, apa yang bisa dikerjasamakan laksanakan bersama-sama.

“Mari kita bersama-sama bersinergi, jangan ada ego diantara OPD ayo kita bekerja sama mewujudkan Tanah Maju dan masyarakatnya sejahtera,” ujar Richi Aprian.

Sebelumnya Kabag Administrasi Pembangunan Ten Feri menyampaikan, mestinya rapat monev ini dilaksanakan diawal Juni lalu namun baru bisa terlaksana di Juli ini.

Disampaikan Ten Feri dari hasil monitoring itu Tanah Datar mendapat DAK reguler dan DAK penugasan. Untuk DAK reguler terbagi pada bidang pendidikan, ke PU an, kesehatan dan DAK penugasan terdiri dari pertanian, ketahanan pangan, dan juga irigasi.

Untuk DAU disampaikan Ten Feri juga tersebar pada Dinas PU, Dinas Pariwisata, dinas Pertanian, Kecamatan Pariangan dan beberapa OPD lainnya.

Pada rapat monev yang dimoderatori Sekretaris Daerah Iqbal Ramadi Payana itu turut dihadiri Asisten I, II dan III, staf akhli dan kepala OPD. (Mi/Pkp)

Related posts