FGD Penyusunan Publikasi Solok Selatan Dalam Angka Tahun 2022

Kadis Kominfo Solok Selatan, Firdaus Firman saat FGD Penyusunan Publikasi Solok Selatan Dalam Angka Tahun 2022
Kadis Kominfo Solok Selatan, Firdaus Firman saat FGD Penyusunan Publikasi Solok Selatan Dalam Angka Tahun 2022

MINANGKABAUNEWS.COM, SOLOK SELATAN – Pemkab Solok Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bersama BPS Solok Selatan menggelar Focus Discussion Group (FGD) Penyusunan Publikasi Solok Selatan Dalam Angka Tahun 2022 yang dihadiri oleh seluruh OPD, Instansi Vertikal, BUMN/BUMD dan Perguruan Tinggi se-Solok Selatan, yang bertempat di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (16/02/2022).

FGD diselenggarakan dalam rangka sinkronisasi data statistik sektoral, untuk memperoleh data yang akurat dan berkualitas serta dapat dipertanggungjawabkan.

Read More

Selain itu, forum ini juga bertujuan untuk menjamin kesinambungan ketersediaan data yang bersumber dari setiap sektor, meningkatkan kualitas data yang dihasilkan untuk mendukung kualitas perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan daerah.

Bupati Solok Selatan yang diwakili oleh Kepala Bappeda, Taufik Efendi mengatakan, sebagai instansi yang bertugas sebagai wali data, Dinas Kominfo berperan aktif dan berkoordinasi dengan BPS dalam peningkatan keakuratan dan kualitas data, serta pengolahan data sektoral yang terintegrasi.

“Koordinasi antar instansi terkait untuk memberikan data sektoral juga sangat dibutuhkan sehingga publikasi data yang dihasilkan dapat memberikan gambaran Kabupaten Solok Selatan secara utuh,” ujarnya.

Terkait pembinaan untuk pengelola data, diharapkan BPS sebagai pembina data tingkat daerah lebih optimal melaksanakan fungsinya dalam pembinaan, sehingga pengelola data yang ada disetiap sektor sadar akan tanggungjawabnya sebagai penyedia atau produsen data.

Plt Kepala Dinas Kominfo, Firdaus Firman, S.IP, MM menyebut manajemen data belum terintegrasi dengan baik, seperti masih banyaknya data yang tumpang tindih sehingga menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak tepat sasaran, untuk itu, diperlukan perbaikan tata kelola data. Kedepan, pengelolaan data sektoral ini harus terintegrasi pada satu induk data, demi tercapainya Satu Data Indonesia (SDI).

Kepala Badan Pusat Statistik Solok Selatan, Abdul Razi FGD ini bertujuan untuk mengklarifikasi data ke sumber data/produsen sebelum dipublikasikan. Selain itu, jika ada data yang menurut instansi / OPD terkait perlu dipublikasikan, maka dapat disampaikan pada forum ini sehingga akan lebih memperkaya data.

Lebih lanjut, Kepala BPS juga mengatakan kepada Dinas Kominfo dan Bappeda sebagai mitra BPS, untuk bergandengan tangan dalam memajukan statistik sektoral yang sesuai dengan amanat perpres No 39 Tahun 2019 untuk mewujudkan satu data indonesia untuk indonesia maju dan Solok Selatan maju dan sejahtera. (rls)

Related posts