Gelar Bakti Sosial, Lapas Kelas II B Payakumbuh Bagikan Sembako dan Aksi Donor Darah

  • Whatsapp
Kepala Lapas Kelas II B Payakumbuh, Muhammad Kameily, serahkan bingkisan sembako dalam kegiatan bakti sosial Kemenkum-HAM di Payakumbuh, Kamis (21/10). (Foto: Aking Romi Yunanda/MKN)

MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Payakumbuh melakukan dua kegiatan bakti sosial sekaligus yang bertema ‘Kumham Peduli, Kumham Berbagi dan Empati Kumham’. Diantaranya melaksanakan pembagian bingkisan bagi masyarakat kurang mampu serta aksi donor darah.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Payakumbuh, Muhammad Kameily menyebutkan, bakti sosial yang dilakukan jajarannya digelar dalam rangka memperingati hari Dharma Karya Dhika (HDKD) tahun 2021. Untuk pembagian bingkisan sembako, sengaja disasar kepada masyarakat kurang mampu yang dinilai terdampak covid-19.

Read More

“Pembagian bingkisan ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban masyarakat kita akibat dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan selama Pandemi covid-19,” kata Kalapas Kelas II B Payakumbuh, Muhammad Kameily kepada wartawan, Kamis (21/10).

Adapun kedua, katanya, ialah kegiatan donor darah yang juga menyasar masyarakat umum serta sejumlah lembaga dan institusi pemerintahan. Disini, puluhan peserta tampak antusias mengikuti donor yang dibantu oleh para tenaga medis dari Dinas Kesehatan Payakumbuh.

Menurutnya, donor darah ditujukan sebagai bentuk kepedulian jajaran Kemenkum HAM dalam rangka membantu kebutuhan medis di rumah sakit. Karena, meskipun kini angka penyebaran virus covid-19 di Payakumbuh sudah melandai, namun masih ada masyarakat terdampak yang menjalani perawatan medis.

Kedua kegiatan tersebut, lanjutnya, merupakan agenda yang sudah dicanangkan oleh Kementrian Hukum dan HAM di seluruh wilayah Indonesia. Untuk di Payakumbuh, kegiatan dilangsungkan di aula Lapas Kelas II B yang terletak di samping gedung Ramayana Payakumbuh.

Muhammad Kameily yang kala itu didampingi Kepala Humas, Yondri, menyebutkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam kegiatan bakti sosial Kemenkum-HAM. Mulai dari jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat.

“Kita selaku lembaga negara tentu juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Karena di dalam diri setiap insan kementerian Hukum dan HAM sudah ditanamkan jiwa, bagaimana bisa bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” sebut Kalapas.

Selain bakti sosial kepada masyarakat, seluruh jajaran Kemenkum-HAM, sebut Muhammad Kameily, telah diintruksikan agar menggencarkan berbagai agenda pembinaan yang bersifat positif ke seluruh warga binaan.

Upaya pembinaan secara sosial dan kemanusiaan itu, diharapkan bisa menimbulkan kesadaran batin, sehinga para insan binaan tidak lagi mengulangi perbuatan kejahatan, ketika mereka bebas dari tahanan. (akg)

 

 

Related posts