Gelar Musda di MTI Tabek Gadang, IPTI Limapuluh Kota Sukses Tunjuk Ketua yang Baru

  • Whatsapp
Ketua Pengurus Daerah IPTI Kabupaten Limapuluh Kota periode 2016-2022, Oktorizaldi, beri sambutan dalam Musda IPTI di MTI Tabek Gadang, Minggu (25/9). (Foto: Wigel for MKN)

MINANGKABAUNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiyah (IPTI) Kabupaten Limapuluh Kota telah sukses melaksanakan musyawarah daerah, pada Minggu (25/9) kemarin. Proses musyawarah yang berlangsung alot di MTI Tabek Gadang, Kecamatan Guguak itu, melahirkan ketua IPTI yang baru.

“Alhamdulillah, penyelenggaraan musda IPTI sudah selesai dilaksanakan. Dalam musyawarah itu, seluruh peserta sepakat menetapkan saudara, Angga Kurniatama, sebagai ketua Pengurus Daerah (PD) IPTI Limapuluh Kota yang baru,” kata ketua panitia Musda IPTI Limapuluh Kota, Wigel Rahmadnil Petra kepada MKN, Senin (26/9).

Wigel bersama sekretarisnya, Anjas Surya memastikan, pelaksanaan Musda IPTI Limapuluh Kota bertema ‘manjapuik nan tingga, mangumpuan nan taserak, manjalin nan taurai untuk pemuda Tarbiyah bangkit berjamaah’ itu berjalan lancar dengan penuh kekeluargaan.

Ketua PD IPTI Limapuluh Kota sebelumnya, Oktorizaldi, dalam sambutannya mengatakan, musda terakhir IPTI Limapuluh Kota dilaksanakan pada 2003 silam. Ia pun mengaku telah dimandatkan sebagai ketua IPTI Limapuluh Kota, sejak tahun 2016 lalu.

“Musda IPTI kali ini adalah yang ke-2, terselenggara atas semangat dan kerja sama panitia pelaksana musda IPTI Limapuluh Kota. Semoga melalui Musda ini ke depan kita semakin menjaga semangat ketarbiyahan,” sambut Oktorizaldi.

Sementara itu, Ketua PW IPTI Sumbar, Muhammad Arif, menyebutkan, persatuan Tarbiyah Islamiyah adalah organisasi kepemudaan independen yang sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Tarbiyah Islamiyah, katanya, diinisiasi oleh tiga tokoh ulama besar Minangkabau.

“Mereka adalah Al-Mukarram Syekh Sulaiman Arasuli, Syekh Muhammad Djamil Jaho Padang Panjang, Syekh Abdul Wahid As Shalihi Tabek Gadang Limapuluh Kota,” sambut Muhammad Arif.

Dia juga berpesan kepada seluruh pemuda Tarbiyah Islamiyah agar menjadikan masa lalu sebagai pelajaran, sedangkan yang akan datang sebagai spirit. Menurutnya, melalui organisasi IPTI, para pemuda Tarbiyah Islamiyah dapat mengilhami dan memakrifati semua warisan para ulama dan para buya.

“Setiap langkah dalam membawa tanggung jawab kita, adalah amal jariyah. Termasuk sebagai bentuk pengamalan amar ma’ruf nahi mungkar dan ibadah, akan tetapi segala bentuk perbuatan mesti dilandasi dengan niat. Saya berharap, luruskan niat untuk menjalankan perintah Allah SWT,” pesannya.

Ketua PD IPTI Limapuluh Kota terpilih, Angga Kurniatama, dalam sambutannya mengaku berterima kasih atas kepercayaan para Pemuda Tarbiyah Islamiyah, yang telah mempercayakan tampuk kepemimpinan IPTI Limapuluh Kota kepadanya.

“Karena untuk menjalankan roda organisasi dibutuhkan kerjasama seluruh anggota IPTI untuk saling bahu-membahu demi kemajuan IPTI di Limapuluh Kota ini, karena dibutuhkan ide, gagasan dan inovasi kedepannya. Mudah-mudahan kepengurusan IPTI periode 2022-2027 mampu memperjuangkan semangat yang telah dicetuskan oleh para pendiri IPTI,” tuturnya.

Terakhir, pimpinan Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Tabek Gadang, Mulyadi menyebutkan, pelaksanaan musda IPTI Limapuluh Kota sebenarnya sudah sampai ke tingkat nasional. Tarbiyah Perti Pusat, syekh Abdul Wahid As Shalihi, katanya, kini sedang proses pengusulan menjadi Pahlawan Nasional ke Kemenag dan Kemenhan.

“Sedangkan pengusulan kelayakannnya ke Dinsos. Mohon dukungan melalui IPTI Sumbar dan khususnya IPTI Limapuluh Kota, untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan pondok pesantren MTI Tabek Gadang. Semoga bisa menjadi pemenang dalam kompetisi kehidupan dan kompetisi karir,” ujar Mulyadi. (akg)

Related posts