Gempa tidak Berpotensi Tsunami, Pj Bupati Mentawai Minta Pengungsi Pulang ke Rumah Namun Tetap Waspada

MINANGKABAUNEWS.COM, MENTAWAI – Sampai saat ini sebagian besar korban gempa yang mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat masih bertahan di tenda pengungsian di Siberut Barat Betaet.

Menanggapi hal itu, Pj Bupati Mentawai Martinus Dahlan turut meminta agar masyarakat yang masih bertahan di pengungsian dapat kembali ke rumah masing-masing, terutama bagi mereka yang rumahnya bagus tidak mengalami kerusakan berat.

Read More

“Kita menghimbau agar masyarakat bisa kembali ke rumahnya masing masing, namun tetap waspada”, ujar Martinus, Rabu (30/08/2022) kemaren.

Hal itu juga, mengutip dari himbauan Kepala BNPB agar masyarakat dapat kembali ke rumah, karena gempa tidak menimbulkan tsunami. Namun dalam hal ini kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat harus ada. Serta dapat melakukan evakuasi mandiri bilah segala kemungkinan bencana itu terjadi (Rilis BNPB).

Rangkaian gempa pada hari Senin (29/8) berturut turut tidak menimbulkan tsunami. Namun tetap waspada segala hal yang kemungkinan terjadi.

Pj Bupati juga menghimbau, bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan sedang atau berat pada dinding, atap dan kontruksi bangunan lainnya dapat melaporkan kepada BPBD atau pemerintah setempat sehingga bisa masuk dalam pendataan, jelasnya.

Kepada masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi susulan. Serta dapat melakukan evakuasi mandiri bila gempa susulan itu mengguncang.

Martinus Dahlan juga bersyukur, bahwa gempa yang terjadi tidak memakan korban jiwa. Namun ribuan warga melakukan tindakan mengungsi di tempat yang lebih aman. Sementara kerugian belum dapat dipastikan. Belum ada kesimpulan kerugian yang dialami saat ini, sebut Pj Bupati dalam jumpa pers. (Tirman)

Related posts