GEMPITA! Pramuka Sumbar Usia 64 Tahun Makin Gagah, Luncurkan Kartu E-Money Hingga Saka Pemilu, Audy: Kami Pemersatu Bangsa!

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Suasana begitu semarak dan penuh warna. Ribuan Pramuka dari 19 Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat memadati lokasi, masing-masing memakai baju adat daerahnya, membentuk perjalanan panjang (longmarch) yang menjadi simbol kekayaan budaya bumi Minangkabau. Inilah pembukaan Hari Pramuka ke-64 dan Raimuna Daerah VII Tahun 2025 Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumbar, sebuah acara yang tak hanya merayakan usia, tetapi juga menancapkan visi kebaruan.

Keunikan pun hadir di tengah kearifan lokal. Tarian Barongsai yang enerjik dan penuh makna dari Komunitas Thiong Hoa Himpunan Tjinta Teman turut memeriahkan pawai. Sebuah pertunjukan yang bukan sekadar tontonan, melainkan pesan kuat tentang keragaman dan harmonisasi budaya yang dijaga erat oleh generasi muda Pramuka.

Tak berhenti pada kemeriahan, acara ini langsung diisi dengan terobosan-terobosan visioner. Kwarda Sumbar secara resmi meluncurkan Kartu Brizzi dan e-Money Mandiri Edisi Khusus Raimuna Daerah VII. Langkah ini menandai komitmen Pramuka untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital, memudahkan segala transaksi dan aktivitas anggotanya di era modern.

Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar Audy Joinaldy mengatakan pramuka merupakan wadah membentuk jati diri dan kedisiplinan, melalui organisasi memperluas silaturahmi, melatih softskill dan daya pikir.

“Pramuka itu berproses, diketahui bahwa Gerakan Pramuka Sumbar merupakan organisasi yang paling aktif di Indonesia dan ini tak terlepas dari peran Kota Padang selaku tuan rumah Raimuna Daerah keVII,” kata Audy.

“Di usia ke-64 ini, Pramuka Sumbar harus menjadi pelopor pemersatu bangsa. Melalui keragaman baju adat dan seni budaya yang kita tampilkan hari ini, kita buktikan bahwa Pramuka adalah rumah bagi semua. Peluncuran kartu Brizzi adalah langkah nyata kita menyambut era digital, membuat Pramuka semakin relevan bagi kaum muda. Hari ini, kita tidak hanya berjalan, kita melompat ke depan.”

Gema inovasi terus bergulir dengan penandatanganan sejumlah Memorandum of Understanding (MoU) yang strategis. Kwarda Sumbar bersinergi dengan KPU dan Bawaslu Provinsi Sumbar untuk membentuk Saka Adhyasta Pemilu, wadah bagi Pramuka untuk berkontribusi dalam pendidikan politik dan pengawalan demokrasi. Kerja sama dengan BKKBN juga diteken melalui program Pramuka Peduli Kependudukan, mengajak anggota Pramuka berperan aktif dalam menyosialisasikan isu-isu kependudukan dan keluarga berencana.

Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan apresiasi terselenggaranya Raimunan Daerah dengan tuan Rumah Kota Padang
“Apa yang ditampilkan dan diinisiasi oleh Kwarda Sumbar hari ini sungguh luar biasa. Pramuka telah berhasil mentransformasikan diri; dari organisasi yang identik dengan tradisi, menjadi organisasi yang modern, adaptif, dan penuh terobosan. Kolaborasi dengan berbagai instansi strategis seperti KPU, Bawaslu, dan BKKBN membuktikan bahwa Pramuka adalah mitra pemerintah yang kredibel dalam membangun SDM unggul dan berkarakter. Ini adalah teladan yang hebat untuk Indonesia.” katanya.

Rangkaian acara ini jelas bukan sekadar seremonial. Ia adalah pernyataan sikap. Gerakan Pramuka Sumatera Barat, di usia ke-64, menunjukkan kepada publik bahwa mereka adalah organisasi dinamis yang tetap berpegang pada jati diri, namun tak gentar melangkah menuju masa depan, membawa misi persatuan, pendidikan karakter, dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Semangat itu akan terus membara sepanjang penyelenggaraan Raimuna Daerah VII tahun 2025.

Related posts