MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Suasana kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat berubah menjadi lautan senyum dan kehangatan, Kamis (26/3/2026). Bukan tanpa sebab, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dalam acara Halal Bihalal bersama keluarga besar dinas pendidikan. Momen yang semula terasa formal berubah menjadi ajang akrab yang penuh makna.
Tampak hadir dalam acara itu jajaran pegawai, kepala sekolah, hingga perwakilan guru dari jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Kota Padang. Mereka berkumpul bukan sekadar untuk bersalaman, tetapi untuk meneguhkan kembali komitmen besar: membangun generasi unggul di ranah minang.
Di tengah suasana yang cair, Gubernur Mahyeldi memandang acara ini lebih dari sekadar tradisi tahunan. Baginya, Halal Bihalal adalah momen emas untuk “menyegarkan” kembali hubungan, membersihkan hati, dan pada akhirnya, melahirkan kerja yang lebih tulus. “Dengan hati yang bersih, insyaAllah kita bisa bekerja lebih ikhlas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya di hadapan para pendidik.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Sumbar itu menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa berjalan setengah hati. Ia menyebut dinas pendidikan sebagai ujung tombak yang menentukan maju mundurnya daerah. “Pendidikan adalah kunci kemajuan. Mari kita perkuat komitmen dan terus berinovasi. Targetnya bukan hanya pintar, tapi generasi yang berkarakter dan berdaya saing,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi, mengamini semangat tersebut. Ia mengakui bahwa momen usai libur Lebaran 1447 H ini memang sengaja dimanfaatkan untuk “memompa” kembali semangat para pegawai. “Kami ingin seluruh jajaran kembali fokus menjalankan program pendidikan dan meningkatkan kinerja pelayanan. Silaturahmi ini jadi pemanas sebelum benar-benar tancap gas,” ungkapnya.
Acara yang penuh keakraban itu pun ditutup dengan suasana yang tak kalah hangat. Saling bersalaman dan ramah tamah mewarnai akhir kegiatan, seolah menjadi simbol bahwa kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Dinas Pendidikan Sumbar bukan sekadar wacana, tetapi benar-benar dijaga dan dirawat bersama.
