Guspardi Gaus Sesalkan tak Ada Unsur Muhammadiyah di Anggota Terpilih KPU-Bawaslu

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA — Komisi II DPR telah merampungkan pemilihan 7 anggota KPU dan 5 anggota Bawaslu dalam rapat musyawarah tertutup usai uji kelayakan dan kepatutan terhadap 24 calon pada Kamis (17/2) dini hari.

Latar belakang para penyelenggara pemilu yang terpilih itu menuai sorotan. Salah satunya tak ada unsur Muhammadiyah dalam pimpinan KPU-Bawaslu yang dipilih, padahal periode sebelumnya ada.
Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN Guspardi Gaus berbicara mengenai tidak adanya unsur Muhammadiyah tersebut. Guspardi yang juga kader Muhammadiyah, menyebut sudah berupaya melobi agar unsur Muhammadiyah masuk sebagai anggota KPU dan Bawaslu.

Read More

Salah satunya dengan mendorong calon anggota KPU yang berasal dari Kalimantan Timur, Iffa Rosita, yang diusulkan PP Muhammadiyah untuk dipertimbangkan.
“Bapak ini kan orang Muhammadiyah. Jadi Bapak sudah maksimal dalam menyakinkan kawan-kawan agar ada unsur Muhammadiyah di dalamnya,” kata Guspardi, Kamis (17/2).

“Karena banyak fraksi-fraksi dengan argumentasi yang lain, dengan memasukkan orang lain, sehingga Iffa sebagai wakil calon yang diusulkan oleh PP Muhammadiyah itu ternyata hanya berada pada urut ke-9,” lanjutnya.

Dia menuturkan sudah melakukan lobi sampai ke rapat kapoksi Komisi II. Namun, kata dia, lobi-lobi itu hanya membuahkan hasil Iffa berada di posisi 9 sebagai cadangan.

“Tugas dan tanggung jawab saya baik sebagai kapoksi di PAN, sebagai tokoh Muhammadiyah, saya dengan segala daya upaya meyakinkan kawan-kawan lintas fraksi. Itulah sebuah hasil yang mampu Bapak yakinkan kepada mereka. Sehingga Iffa sebagai yang diusulkan Muhammadiyah itu hanya berada pada urutan ke-9 itu,” kata dia.

Meski begitu, dirinya berpandangan Iffa menempati posisi ke-9 sudah cukup baik. Sebab, Guspardi mengatakan hal itu termasuk dalam hasil musyawarah komisi II.

“Itu sudah lumayan juga dibandingkan tidak, artinya posisinya itu. Memang kita bagaiman pun itulah hasil sebuah daripada kompromi kesepakatan-kesepakatan musyawarah. Itu sebuah hasil akhir yang bisa saya lakukan,” tandas Guspardi.

Berikut 7 anggota KPU Terpilih
1. Betty Epsilon Idroos;
2. Hasyim Asy’ari;
3. Mochammad Afifuddin;
4. Parsadaan Harahap;
5. Yulianto Sudrajat;
6. Idham Holik;
7. August Mellaz;
Sedangkan cadangannya yakni:

8. Viryan;
9. Iffa Rosita;
10. Dahliah;
11. I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi;
12. Iwan Rompo Banne;
13. Yessy Yatty Momongan
14. Muchamad Ali Safa’at;
5 Anggota Bawaslu terpilih
1. Lolly Suhenty;
2. Puadi;
3. Rahmad Bagja;
4. Totok Haryono;
5. Herwyn Jefler Hielsa Malonda;
Sedangkan cadangannya adalah:
6. Subair;
7. Fritz Edward Siregar;
8. Aditya Perdana;
9. Mardiana Rusli;
10. Andi Tenri Sompa


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts