Hadiri Temu Teknis Penyuluh Pertanian dan Petugas Perternakan, Bupati Agam Sampaikan Ini

Temu teknis penyuluh pertanian dan petugas perternakan Kabupaten Agam. (Foto/dok istimewa)

MINANGKABAUNEWS, AGAM — Bupati Agam, Andri Warman hadiri temu teknis penyuluh pertanian dan petugas peternakan Kabupaten Agam, di Balairong Rumah Dinas Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung, Kamis, (2/12/2021).

Kepala Dinas Pertanian Agam, Arif Restu, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Agam, Andri Warman dan tamu undangan yang telah hadir pada acara tersebut.

Read More

“Hal ini akan menambah motivasi kami untuk terus mengoptimalkan potensi di bidang pertanian dalam membangun perekonomian masyarakat melalui pembangunan pertanian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dikatakan, selain untuk mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan melalui temu teknis penyuluh pertanian dan petugas peternakan, yang dihadiri 83 penyuluh pertanian dan 49 petugas peternakan.

Dijelaskan, Dinas Pertanian Kabupaten Agam juga telah melakukan penilaian terhadap kerja keras para petugas yang telah melaksanakan peran dan tugasnya di lapangan.

“Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan hadiah kepada para pemenang berupa piala dan piagam sesuai dengan kategori yang dinilai,” ujarnya.

Diterangkan, ada 9 kategori yang dinilai, diantaranya adalah, penyuluh pertanian PNS teladan, penyuluh pertanian swadaya teladan, petani teladan, kelompok tani teladan, petugas inseminasi buatan terbaik, petugas pemeriksa kebutuhan ringan terbaik, petugas pelaporan kelahiran terbaik, petugas penghasilan kelahiran kembar sapi/kerbau terbaik, dan UPT Puskesmas dengan pelaporan dan penanganan reproduksi terbaik.

“Nantinya para pemenang ini, akan diutus untuk mengikuti perlombaan di tingkat provinsi,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Agam, Andri Warman berikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada penyuluh pertanian dan petugas peternakan yang telah berbuat secara sukarela dan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam pembangunan pertanian dan peternakan di Kabupaten Agam.

“Dengan kerja sama dari seluruh pihak, diharapkan kedepannya ancaman dan permasalahan dalam pembangunan pertanian dapat diatasi, sehingga tetap mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” harapnya.

Kepada para penyuluh pertanian dan petugas peternakan, ia berpesan agar selalu dapat berinovasi, untuk melahirkan petani-petani yang modern.

Related posts